Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi. Gangguan initerjadi karena adanya gangguan sekresi insulin maupun keduanya. Penyakit diabetes melitus seringdisebut juga penyakit life style di mana penyebabnya dipengaruhi oleh gaya hidup penderita yang tidaksehat atau kurangnya aktifitas fisik (sedentary behavior).Tujuan : Menganalisis pengaruh senam chair exercise terhadap penurunan kadar gula darah padapenderita diabetes melitus dengan perilaku sedentari di wilayah kerja UPTD Puskesmas KecamatanPontianak Selatan.Metode : Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Quasi Experiment Pre and PostTest Without Control Group Design. Penelitian ini menggunakan teknik Non probability samplingdengan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel 16 responden. Uji normalitas datamenggunakan uji Shapiro Wilk dan uji bivariat menggunakan Uji T Berpasangan.Hasil : Karakteristik responden berdasarkan usia sebagian besar responden berusia 56-65 tahun denganpersentase 37,5%, jenis kelamin terbanyak perempuan, yaitu 81,2%, berdasarkan aktifitas fisikkeseluruhan mengalami aktifitas fisik ringan dengan persentase 100,0%, pekerjaan terbanyak yaitu iburumah tangga 31,3%. Analisis Bivariat Uji T Berpasangan sebelum dan setelah intervensi padakelompok perlakuan diperoleh nilai p value 0,00 0,05. Maka, dapat dikatakan senam chair exerciseberpengaruh terahdap penurunan kadar gula darah.Kesimpulan : Terjadi penurunan kadar gula darah setelah dilakukan senam chair exercise padapenderita DM.Kata Kunci : Senam Chair Exercise, Kadar Gula Darah, Terapi non-farmakologis, perilaku sedentariReferensi : 50 (2010-2017)