Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronik, sistemik danmultifaktoral dengan jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahunnya.Komplikasi tersering yang dialami penderita DM adalah ulkus kaki yangdisebabkan oleh gangguan sirkulasi pada daerah kaki. Salah satu terapi yangbermanfaat untuk melancarkan sirkulasi dan mencegah terjadinya ulkus kaki adalahsenam kaki diabetes. Tujuan: Untuk manganalisis pengaruh senam kaki diabetes pada pasien DM tipe 2dengan gangguan sirkulasi sedang di Kecamatan Pontianak Barat.Metode: Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian preexperimentdengan rancangan pre test and post test without control. Tekniksampling yang digunakan adalah Non probability sampling dengan metode Totalsampling dengan jumlah sampel 11 responden. Pengumpulan data dilakukandengan melakukan pemeriksaan nilai ABI sebelum dan sesudah diberikanintervensi senam kaki diabetes. Uji statistik dilakukan secara bivariat denganmenggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Berdasarkan karakteristik responden didapatkan sebagian besar respondenberjenis kelamin perempuan dengan jumlah 10 (90,9%), sebagian besar responden berstatus tidak merokok dengan jumlah 9 (81,8%), sebagian besar responden memiliki IMT normal dengan jumlah 9 (81,8%), usia responden terendah adalah 48tahun dan tertinggi 59 tahun dengan median 57 tahun, rata-rata GDP respondenyaitu 224,54 mg/dl. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p value = 0,003 (p value 0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh senam kaki diabetes pada pasien DM tipe 2 dengangangguan sirkulasi sedang di Kecamatan Pontianak Barat.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Gangguan Sirkulasi, Senam Kaki Diabetes.