Anak yang dirawat dirumah sakit akan menimbulkan reaksi psikologis berupa kecemasan.Kecemasan yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perpisahan,lingkungan yang menakutkan dan sikap petugas kesehatan. Di Indonesia rata-rata 2,8% dari82.666 anak dirawat inap setiap tahunnya, sedangkan untuk di Pontianak ada 1,7% anak yangdi rawat dirumah sakit. Banyaknya jumlah anak yang dirawat semestinya diimbangi dengantingginya perhatian petugas kesehatan pada kebutuhan psikologis anak saat di rumah sakit.Kebutuhan psikologis akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini untukmengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anaktoddler di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak. Penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional pada 56 sampel. Menggunakan uji analisis chi square untukmengetahui hubungan antar variabel. Berdasarkan uji analisis didapatkan p value hubungandukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan yaitu 0,415 (p0,05). Tidak adahubungan antara dukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan anak, sehinggadiperlukannya pengkajian lebih lanjut mengenai penyebab kecemasan pada anak saatdirumah sakit.Kata kunci : Dukungan keluarga, kecemasan, anak toddler.