Latar Belakang: Mencuci tangan adalah bagian dari pencegahan dan pengendalian infeksidan salah satu indikator kualitas layanan rumah sakit. Kualitas layanan rumah sakit sangatterkait dengan kepuasan pasien, sebagai penerima layanan kesehatan. Namun tindakanmencuci tangan sebelum dan sesudah tindakan masih jarang dilakukan karena kurangnyapengetahuan dan kesadaran dari diri petugas kesehatan khususnyaa perawat itu sendiri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan cuci tangandan kepuasan pasienMetode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, meneliti 35 pasien dan 35perawat yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalahlembar observasi cuci tangan dan kuesioner kepuasan pasien yang telah diuji validsebelumnya. Penelitian ini berlangsung di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak tepatnyadiruang rawat inap Tri Brata, VIP dan Esty.Hasil: Analisis korelasi menggunakan uji Chi Square antara penerapan cuci tangan dankepuasan pasien menunjukkan p = 1,000 ( 0,05).Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara penerapan cuci tangan dankepuasan pasien di antara pasien yang dirawat di ruang rawat inap di Rumah Sakit AntonSoedjarwo Pontianak. Diharapkan Komite PPI dapat memberikan penjelasan tentangpelaksanaan cuci tangan menggunakan sabun dan air atau handrubKata Kunci: Cuci Tangan, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Kepuasan Pasien, MutuPelayanan Rumah Sakit.