Latar belakang : Aktivitas sehari-hari merupakan aktivitas fisik yangmenggerakan otot untuk mengeluarkan energi. Pada saat melakukanaktivitas fisik, kebutuhan otot terhadap glukosa sebagai bahan bakar akanmeningkat, sehingga terjadi peningkatan dalam pemakaian glukosa olehotot. Aktivitas terbukti memiliki peran penting dalam mengendalikan kadargula darah.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sehari-hari dengankadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di PoliPenyakit Dalam RSUD Sultan Syarief Mohamad Alkadrie Pontianak Kota.Metode : Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional.Sampel 79responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner. Analisa uji chi square dengan nilai p = 0,05. Hasil : Responden wanita lebih banyak 63%, usia terbanyak 60-80 tahun(53,2%), Suku Melayu sebanyak 41,82%, Pekerja Ibu Rumah Tanggasebanyak 34,4%, Indeks Massa Tubu (IMT) pada overweight sebanyak54,4%, Gula Darah Puasa pada kadar buruk sebanuak 74,7%, tidak adariwayat keluarga 67,1% serta hasil Activities Daily Living dalam kondisiburuk sebnayak 50,6%. Uji chi-square didapatkan nilai p = 0, 560 (p0,05).Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara aktivitas sehari-hari dengan kadargula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Poli PenyakitDalam RSUD Sultan Syarief Mohamad Alkadrie Pontianak Kota.Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Aktivitas Sehari-hari, Gula darahpuasa.Referensi : (2005-2017)