Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APAKAH PENGALAMAN AUDITOR MENJEMBATANI COMPETENCE DAN SKEPTISISME PROFESIONAL? BUKTI EMPIRIS DARI AKUNTAN PUBLIK Ika Berty Apriliyani; Reni Farwitawati
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 2 (2026): Akuntabilitas Keuangan, Tata Kelola Perusahaan, dan Transformasi Akuntansi Berk
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i2.3041

Abstract

This study examines whether auditor Experience mediates the relationship between Competence and Professional Skepticism, while considering Conscientiousness as an auditor dispositional characteristic. Survey data were obtained from 80 auditors working at public accounting firms in Indonesia who had at least one year of audit experience and were analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). The final measurement model retained three Experience indicators after two indicators that were conceptually closer to continuing professional development were excluded. The results show that Conscientiousness is positively associated with Professional Skepticism (β=0.438; p=0.012), while Competence is positively associated with Experience (β=0.920; p<0.001). Competence and Experience do not show significant direct relationships with Professional Skepticism. The specific indirect effects also provide no evidence that Experience mediates the relationships of either Conscientiousness or Competence with Professional Skepticism. These findings indicate that professional capability and accumulated audit exposure do not automatically translate into a skeptical mindset; dispositional characteristics remain relevant in explaining Professional Skepticism. The findings should be interpreted cautiously because of the high empirical overlap between Competence and Experience.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA ANDALAN KELOMPOK USAHA- USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA AKSEPTOR (AKU-UPPKA) DI KOTA PEKANBARU PROPINSI RIAU Indarti Indarti; Ika Berty Apriliyani; Aljufri Aljufri
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 3 (2025): Inovasi Pendidikan, Transformasi Digital, dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pem
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i3.1638

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan pelaporan kuangan bagi para pemilik usaha serta memberikan pelatihan dan pendampingan agar mampu menyusun laporan keuangan. Pada umummya pelaku usaha hanya fokus membuat dagangan dan berjualan tanpa membuat proses pencatatan atau pembukuan yang lengkap untu laporan keungan, sehingga masih banyak para pemilik Usaha tidak tahu berapa untung atau rugi yang didapatkan dari bisnis. Berdasarkan tanya jawab mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi dalam pelatihan adalah keterbatasan modal, dan masalah pemasaran. Metode kegiatan ini adalah wawancara serta memberikan pelatihan kepada kelompok Usaha ; Andalan Kelompok Usaha-Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (AKU-UPPKA) dalam penyusunan laporan keuangan. Kelompok UPPKA merupakan kelompok akseptor yang melakukan berbagai kegiatan usaha ekonomis produktif yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga akseptor. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam pembuatan atau penyusunan laporan keuangan. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Pelaku Usaha