Astawa, I W. P
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS Hertina, S.A.M; Parwati, N.; Astawa, I W. P
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.528 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i1.2818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Bangli. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: peningkatan aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Bangli setelah diterapkan model pembelajaran ARIAS dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran ARIAS. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Bangli tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 36 orang. Data aktivitas belajar dikumpulkan dengan lembar observasi, sedangkan data pemahaman konsep matematika dan respon siswa dikumpulkan dengan tes dan angket. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran ARIAS dapat meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Bangli. Rata-rata aktivitas belajar siswa meningkat dari 54,40 pada siklus I menjadi 57,33 pada siklus II dan 66,82 pada siklus III serta tergolong aktif. Ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 33,33% pada siklus I menjadi 58,33% pada siklus II dan terakhir menjadi 77,78% pada siklus III dan melebihi indikator ketuntasan belajar minimal yaitu 75%. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran ARIAS berkategori positif. Peningkatan aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa terjadi karena: fase-fase dalam model pembelajaran ARIAS mendukung peningkatan aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa dan mempermudah siswa mengaitkan antar konsep serta dapat mengaplikasikan konsep yang telah mereka peroleh. Kata kunci: model pembelajaran ARIAS, aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MID (MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN) BERORIENTASIMIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII-C SMP NEGERI 4 SERIRIT Sekarini, I.G.A; Suparta, I.N; Astawa, I W. P
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.271 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i1.2821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran MID (Meaningful Instructional Design) berorientasi mind mapping pada siswa Kelas VII-C SMP N 4 Seririt. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus, yang setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-C SMP N 4 Seririt sebanyak 30 orang. Data pemahaman konsep matematika dikumpulkan dengan tes uraian. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep matematika siswa padasetiap siklus mampu mencapai nilai KKM 70. Hasil Siklus I mencapai nilai 70,28, Siklus II mencapai 71,11, dan Siklus III mencapai 75,00. Peningkatan pemahaman konsep matematika siswa terjadi karena model pembelajaran MID berorientasi mind mapping memiliki keunggulan yang pada setiap tahapnya memberikan siswa kesempatan untuk menemukan, memahami dan mengerti konsep matematika yang dipelajarinya. Dengan menyelesaikan berbagai permasalahan yang diberikan pada LKS, siswa juga dilatih untuk kesiapan maupun keaktifannya. Hal tersebut disebabkan karena siswa menggunakan pengalaman dan pengetahuan awalnya untuk menerima, memproses, dan menyimpan suatu konsep sehingga lebih bermakna dalam proses belajar mengajar. Di mana hal ini berdampak pada peningkatan pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan model pemebelajaran MID berorientasi mind mapping  dalam pembelajaran matematika tergolong positif dengan rata-rata skor respon sebesar 59,60. Kata-kata kunci :Model pembelajaran MID, mind mapping,  pemahaman konsep matematika.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MID (MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN) BERORIENTASIMIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII-C SMP NEGERI 4 SERIRIT Suparta, I.N; Astawa, I W. P; Sekarini, I.G.A
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.271 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i1.2822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran MID (Meaningful Instructional Design) berorientasi mind mapping pada siswa Kelas VII-C SMP N 4 Seririt. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus, yang setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-C SMP N 4 Seririt sebanyak 30 orang. Data pemahaman konsep matematika dikumpulkan dengan tes uraian. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep matematika siswa padasetiap siklus mampu mencapai nilai KKM 70. Hasil Siklus I mencapai nilai 70,28, Siklus II mencapai 71,11, dan Siklus III mencapai 75,00. Peningkatan pemahaman konsep matematika siswa terjadi karena model pembelajaran MID berorientasi mind mapping memiliki keunggulan yang pada setiap tahapnya memberikan siswa kesempatan untuk menemukan, memahami dan mengerti konsep matematika yang dipelajarinya. Dengan menyelesaikan berbagai permasalahan yang diberikan pada LKS, siswa juga dilatih untuk kesiapan maupun keaktifannya. Hal tersebut disebabkan karena siswa menggunakan pengalaman dan pengetahuan awalnya untuk menerima, memproses, dan menyimpan suatu konsep sehingga lebih bermakna dalam proses belajar mengajar. Di mana hal ini berdampak pada peningkatan pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan model pemebelajaran MID berorientasi mind mapping  dalam pembelajaran matematika tergolong positif dengan rata-rata skor respon sebesar 59,60. Kata-kata kunci :Model pembelajaran MID, mind mapping,  pemahaman konsep matematika.
PENGARUH STRATEGI CONCRETE REPRESENTATIONAL ABSTRACT (CRA) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 DAWAN Lestari, N. K. S. W.; Suweken, G.; Astawa, I W. P
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.409 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i2.2830

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi Concrete Representational Abstract (CRA) lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Dawan tahun 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini  adalah siswa kelas VII A  sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelompok kontrol. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Data tes pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi Concrete Representational Abstract (CRA)  lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional (thitung  (2,9418) > ttabel (1,9996)). Dengan demikian, penerapan strategi Concrete Representational Abstract (CRA) memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Kata kunci: Concrete Representational Abstract (CRA), pemahaman konsep matematika AbstractThis research aims to find out  whether the students? conceptual understanding of mathematics who learned with Concrete Representational Abstract (CRA) learning strategy is higher than students? conceptual understanding of mathematics who learned with conventional learning strategy. The population of this reasearch were all the students of grade VII at SMP Negeri 3 Dawan in academic year 2017/2018. The sample was taken by using cluster random sampling technique. Sample of this research were the students in VII A class as the experimental group and VII C as control group. The design of research that used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The data of students? conceptual understanding of mathematics was analyzed by using one tail t-test with 5% significance level. The result of hypothesis test showed that the students? conceptual understanding of mathematics who learned with Concrete Representational Abstract (CRA) learning strategy is better than students? conceptual understanding of mathematics who learned with conventional learning strategy (tcount  (2,9418) > ttable (1,9996)). Thus, the implementation of Concrete Representational Abstract (CRA) learning strategy gives a postive influence on the students? conceptual understanding of mathematics. Keywords: Concrete Representational Abstract (CRA), Conceptual understanding of mathematics