Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Inspiratif Pendidikan

The Influence of Teacher Pedagogical Competence on the Learning Process of Islamic Religious Education and Character Education at SMA Negeri 8 Gowa Nurrozaq, Muhammad Lafran; Al-gifari, Abu Dzar; Rusmin B, , Muhammad
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.52595

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk; 1) Untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru di SMA Negeri 8 Gowa; 2) Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 8 Gowa; 3) Untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 8 Gowa. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif yang bersifat ex post facto dengann desain penelitian regresi linear sederhana. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Gowa. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 8 Gowa sebanyak 350 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang yang menggunakan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui instrumen angket kompetensi pedagogik guru dan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh hasil penelitian kompetensi pedagogik guru kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 8 Gowa berada pada kategori sedang yaitu 80%, sedangkan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 8 Gowa berada pada kategori sedang yaitu 86%. Dari hasil analisis statistik inferensial pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukan bahwa nilai (t) yang diperoleh dari hasil perhitungan thitung didapatkan hasilnya lebih besar daripada nilai (t) yang diperoleh dari ttabel hasil distribusi (ttabel). Dari hasil analisis didapatkan taraf nyata (α) dan nilai tabel sebesar 5% Di mana telah diperoleh hasil analisis thitung = 7,02 sedangkan nilai ttabel = 2,724 untuk 35 sampel yang dapat diartikan bahwa thitung > ttabel yaitu 7,02 > 2,724. Maka dapat dilihat bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan ini ternyata kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 8 Gowa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FIKIH PESERTA DIDIK DI MTS NEGERI GOWA Al-gifari, Abu Dzar
Inspiratif Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v11i2.32565

Abstract

Hasil belajar Fikih yang diajar tanpa menggunakan Model pembelajaran Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining di MTs Negeri Gowa mengalami peningkatan, yaitu nilai pretest adalah 73,75 dan nilai postest adalah 86,66, hasil yang kedua adalah belajar Fikih yang diajar menggunakan Model pembelajaran Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining di MTs Negeri Gowa mengalami peningkatan, yaitu nilai pretest adalah 80 dan nilai postest adalah 91, kemudian pengaruh hasil belajar Fikih pada penerapan model pembelajaran Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining di MTs Negeri Gowa Kab. Gowa berdasarkan hasil perhitungan SPSS di peroleh nilai thitung > ttabel yaitu 2,003 > 1,71. Maka kesimpulan yang diambil adalah H0 ditolak dan H1 diterima atau terdapat perbedaan hasil belajar Fikih yang diajar dengan menggunakan model Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining di MTs Negeri Gowa. Implikasi dari penelitian ini bagi peserta didik di MTs Negeri Gowa di harapkan hasil belajarnya dapat di pertahankan dan di tingkatkan sehingga Model pembelajaran Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif dalam proses belajar mengajar. Untuk menambah wawasan keilmuan peneliti tentang model Student Facilitator and Explaining dan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan untuk melaksanakan penelitian selanjutnya.