Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN HUMANIORA DALAM AL-QUR’AN Anwar, Bakri
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 2 No 2 (2021): indonesia
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.336 KB) | DOI: 10.24252/jpk.v2i2.36306

Abstract

Education is a problem that always preoccupies the minds of thinkers and lovers of goodness. In this field, the writers and discussants also try to give the meaning of education, even though their views differ about the limits of the meaning of education and its goals, but all agree on the importance of education for humans in order to live happily and achieve a high level of happiness in the world and the hereafter.If the above education is considered important for every human being. So humanities education is also more important for a nation, with humanities education they can maintain their morals, and can make their lives happy. In this modern era, humanities education is very important for humans, because this era is the era of technological development, development and science. Therefore, Islamic education plays an important role in shaping and developing the potential of the whole human being, so that it is able to carry out the mandate and responsibilities as a caliph on earth, and is able to implement everything that Allah has asked for. Besides, Islamic education aims to develop human potential both in terms of reason, spirituality and morals. In order to get to the goal, the writer uses descriptive and inductive methods, namely a method that originates from specific facts and ends with general conclusions. With this method leads to definitions, principles and general essence. Besides that, in this discussion the writer also uses deductive methods and documentary methods. From the results of the above research shows that Islamic education is the principle of humanities education, in this case there are several things: First, improving the standard of human life in terms of science and culture: Second, forming a spirit of piety to Allah SWT. Third, forming human potential as perfect as possible. Fourth, creating monotheism in them. Fifth, Directing to carry out God's mandate on earth. The conclusion of this study is that Islamic education and humanities is an increase in the quality of devotion to Allah, so as to achieve happiness in the world and the hereafter. The suggestions related to the above research are expected to further researchers to expand and deepen this research, especially Islamic education and humanities.
PENDIDIKAN ISLAM MELALUI KEMAHIRAN BERFIKIR MEMBENTUK MORAL DAN AKHLAKUL KARIMAH PELAJAR ISLAM anwar, bakri
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 5 No 2 (2016): (December)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v5i2.4853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pendidikan yang sukses, yang membuat manusia mampu berfikir secara kritis dan keratif. Dan dengan menggunakan pikiran sebagai kekuatan yang mampu mengelaborasi, menganalisa, dan mempurmulasi berupa ide atau gagasan secara konstruktif. Sistem pendidikan yang baik adalah mampu mengedukasi dan memproduksi seseorang melalui ilmu pengetahuan, keterampilan, dan dapat menyelesaikan masalah, berlaku bijak, kreatif, dan mampu mengkritisi permasalahan. Dalam suatu masalah siswa dapat menghadirkan konsep baru dengan mengkritisi keadaan yang ada. Kemahiran berfikir untuk menyelesaikan masalah siswa, ini dapat di bentuk dari segala jenjang pendidikan (sekolah).
KONSEP PENDIDIKAN ANDRAGOGI MENURUT PENDIDIKAN ISLAM anwar, bakri
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 6 No 1 (2017): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v6i1.4864

Abstract

Tujuan studi ini untuk menggali ruang lingkup andragogi sebagai teori pembelajaran bagi pendidikan orang dwasa, menemukan metode andragogi. Menurut teori pembelajaran pendidikan Islam, menggagas penerapan metode pembelajaran yang bersifat andragogis. Secara teoritis studi ini berguna untuk memperoleh konsep-konsep berupa metode pembelajran yang dapat digunakan dalam mendukung tercapinya tujuan. Dan secara praktis studi ini berguna un tuk pengembangan metodologi berbasis pendidikan Islam. Hasil studi ini bahwa andragogi berasal dari istilah Yunani andr yang berarti orang dewasa dan agogus atau agogos yang berarti memimpin atau membimbing. Andragogi adalah seni dan ilmu mengajar orang dewasa dalam belajar, cara membantu orang dewasa belajar sesuai kebutuhannya atau upaya memotivasi orang dewasa untuk belajar menunakan pengalamannya untuk mencapai pengalaman belajar baru. Jadi andragogi adalah metode pembelajran di gunakan bagi pendidikan orang dewasa. Asumsi-asumsi tentang andragogi yaitu konsep diri tentang peserta didik, peranan pengalaman, kesiapan untuk belajar, dan orientasi belajar. Langkah-langkah pokoknya meliputi penciptakan iklim belajar yang kondusif, diagnosis kebutuhan belajar, proses perencanaan, mempormulasikan tujuan, pengembangan model umum, meletakkan materi dan tehnik pembelajaran, dan melakukan evaluasi. Prinsipprinsipnya meliputi kesiapan untuk belajar, tahapan belajar, pemahaman, persan serta, umpan balik, pemantapan, dorogan untuk belajar, apresepsi, penerapan dan alih belajar.