Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM (Pengertian, Ruang Lingkup dan Epistemologinya) ., Mappasiara
Inspiratif Pendidikan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Inspiratif Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v7i1.4940

Abstract

Abstract: Islamic education can be defined as a process of providing guidance and instruction to learners in order to improve the potential quality of the faith, intellectual, personality and skills of learners. The knowledge imparted to learners based on Islamic teachings is a future investment. The scope of Islamic education encompasses all Islamic teachings integrated in belief (faith) and worship and muamalah whose implications affect the process of thinking, feeling, doing and the formation of personality which in turn manifested in akhlaq al-karimah as a form of Muslim man.
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM ., Mappasiara
Inspiratif Pendidikan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Inspiratif Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v6i2.5231

Abstract

The philosophy of Islamic education can be defined as a study of the various problems contained in the dynamics of the science of education based on the Qur'an and al-Hadith as primary sources and the opinions of experts as secondary sources. Islamic Education Philosophy became the concept of thinking about education based on the teachings of Islam about the nature of human ability to be nurtured and developed and guided into a Muslim man whose entire personality is imbued by Islamic teachings. By studying Islamic educational philosophy means entering the fundamental, systematic, logical, and universal arena of thought which derives from the teachings of Islam.
Sifat-Sifat Asasi Pendidik Dalam Pendidikan Islam ., Mappasiara
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 4 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v4i1.39171

Abstract

Islam dengan kaidah-kaidahnya yang universal, prinsip-prinsip edukatif yang kekal, telah meletakkan dasar dan metode dalam mengembangkan kepribadian anak. Perkembangan ini meliputi akidah, moral, fisikal, mental, spiritual, dan sosial. Dasar dan metode ini adalah prinsip-prinsip yang jelas, mudah dilaksanakan, dan bermaksud baik. Jika para pendidik menggunakannya dalam membentuk generasi muda, mendidik masyarakat dan bangsa maka akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Generasi muda berubah menjadi generasi yang tidak seperti sebelumnya. Mereka akan mencapai kekuatan akidah, keluhuran budi pekerti, kekuatan jasmani, dan kematangan akal. Dengan demikian, kejayaan dan kemuliaan orang-orang terdahulu akan kembali, dan sejarah kebesaran nenek moyang kita yang saleh akan terulang.1 Sifat-sifat asasi yang harus dijadikan sandaran oleh para pendidik dalam upaya membentuk kepribadian dan mempersiapkan anak untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya secara utuh dalam kehidupan maka pendidik harus memiliki sifat-sifat yang asasi, sehingga mampu meninggalkan bekas yang dalam pada diri anak, dan mereka akan mencapai hasil yang positif.