This Author published in this journals
All Journal Hikari
MAULANA, SHULTHON
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELESAPAN (省略) UNSUR KALIMAT DALAM TUTURAN DRAMA JEPANG (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) MAULANA, SHULTHON
GoKen Vol 6, No 2 (2018): Edisi Wisuda Juni 2018
Publisher : GoKen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pelesapan unsur kalimat atau elipsis menurut Kridalaksana (1984) adalah penghilangan kata atau satuan kebahasaan lainnya. Menurut Al-ma?ruf (2009) pelesapan unsur termasuk penyiasatan struktur kalimat. Serta, data dari National Institute for Japanese Language (1955), ragam bahasa lisan bahasa Jepang sering melesapkan sebagian unsur kalimatnya, khususnya subjek. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konstruksi kalimat pelesapan dan faktor yang mempengaruhi terjadinya pelesapan di dalam tuturan drama Jepang ditinjau dari komponen tutur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini ada 23 data yang ditampilkan dan dianalisis. Dari 23 data tersebut, didapatkan simpulan (1) konstituen yang lesap dari konstruksi kalimat-kalimat yang ditampilkan, meliputi : S = ???, ????, ?????; ?????, ?????? (penyebutan orang kedua dengan nama), ??????; ?????, ??????, dan ??????. P = ?????, ?????????, ???????; ????, ????; ?????, ??????. O = ??????????, ?????, dan ????. Madv = ?????, ????? dan ?????? dalam satu satuan kalimat; ???? dan ???? dalam satu satuan kalimat; dan ?????? dan ???? dalam satu satuan kalimat. (2) Faktor yang menyebabkan lesapnya konstituen dari kalimat yang ditinjau dari komponen tutur, yaitu diantaranya : komponen situasi, seperti menegangkan, kecewa dan mendesak. Komponen partisipan, seperti hubungan antara penutur dan lawan tutur, lawan tutur dapat memahami, dan penutur merujuk langsung pada objek. Serta, Tuturan yang mengandung elipsis tidak ditemukan dalam situasi formal. Komponen intonasi hanya pada kalimat tanya dan tuturan yang menunjukkan rasa yang dialami oleh penutur.