Pendahuluan: Periode penting setelah persalinan yaitu masa nifas atau fase pemulihan fisik dan adaptasi untuk menyusui. Selama masa ini, produksi ASI menjadi fokus utama karena menyusui sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam membantu melancarkan produksi ASI selain menggunakan obat-obatan yaitu dapat dilakukan dengan terapi non farmakologi salah satunya adalah pemberian Pijat oksitosin dan aromaterapi lavender. Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Caesarea di Ruang Kebidanan RSUD Dr H Jusuf Sk Tarakan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain Penelitian menggunakan studi kasus. Diberikan perlakuan atau intervensi aromaterapi lavender dan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Penelitian ini akan dilakukan di Ruang Kebidanan RSUD dr. H. Jusuf SK dari Bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 (dua) ibu postpartum yang mengalami produksi ASI belum ada. Hasil: Aromaterapi lavender dan pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatan produksi ASI pada ibu post sectio di RSUD Dr. H. Jusuf SK Tarakan, namun ibu post sectio yang diberikan intervensi pijat oksitosin mengalami peningkatan produksi ASI lebih maksimal dibandingkan dengan ibu post sectio intervensi aromaterapi lavender. Pijat oksitosin khususnya terbukti memberikan hasil yang lebih optimal, sehingga dapat direkomendasikan sebagai tindakan mandiri bidan atau perawat dalam asuhan ibu nifas, terutama pada ibu dengan produksi ASI yang belum lancar.