Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) Hamid, Nurasiah; Hidayat, Asep Syarif; Ramadhani, Sendi
JURNAL LEMMA Vol 6, No 1 (2019): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.165 KB) | DOI: 10.22202/jl.2019.v6i1.3397

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Fasilitator and Explaining (SFaE) lebih baik dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, untuk mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Student Fasilitator and Explaining (SFaE), untuk mengetahui hambatan siswa dalam menyelesaikan soal-soal kemampuan komunikasi matematis. Metode Penelitiannya adalah metode eksperimen Semu (Quasi Eksperiment), desain penelitian berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII  di Cianjur dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling (ditentukan). Adapun sampelnya yaitu kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol. Instrument dalam penelitian ini terdiri dari instrument tes yaitu tes kemampuan komunikasi matematis dan instrument non-tes yaitu angket skala sikap. Pokok bahasan yang disajikan sebagai bahan materi adalah bangun ruang sisi datar (kubus dan balok). Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Fasilitator and Explaining (SFaE) lebih baik dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Student Fasilitator and Explaining (SFaE) pada umumnya positif. Hambatan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal kemampuan komunikasi matematis yaitu siswa kesulitan dalam pengaplikasikan rumus pada saat mengerjakan soal, siswa kesulitan dalam memahami soal berbentuk cerita dan siswa kesulitan dalam membuat sketsa atau gambar. Kata Kunci: Hambatan Siswa; Komunikasi Matematis; Sikap Siswa; Student Fasilitator and Explaining (SFaE).
Canva-Based RESPIRA Media as an Innovation in Science Learning on the Human Respiratory System in Elementary Schools Sugiarto, Akhmad; Ramadhani, Sendi; Nurcahyono, Novi Andri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.13901

Abstract

This study developed RESPIRA (Respiratory Education System with Process, Interactivity, and Animation), a Canva-based learning media designed to improve fifth-grade students' attention and understanding of the human respiratory system—a challenging topic due to its abstract and complex nature. Using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), the research was conducted at SDN Sumberbendo, Lamongan Regency. Data were collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, attention surveys, and pretest-posttest assessments. Descriptive analysis, N-Gain calculations, and Wilcoxon Signed Rank Test were employed to evaluate validity, practicality, and effectiveness. Results indicated high validity (94.4%), excellent practicality ratings from teachers (97.33%) and students (95.76%), and significant effectiveness improvements. Student attention increased from 70.29% (high) to 89.67% (very high), while learning outcomes showed an average N-Gain of 0.71 (high category). The Wilcoxon test revealed significant differences between pretest and posttest scores (p < 0.001). RESPIRA media proved valid, practical, and effective for elementary science education, successfully enhancing attention and conceptual understanding through interactive, engaging, and contextually appropriate learning experiences aligned with student characteristics.