ABSTRACT This study aims to enhance students' learning motivation in social studies learning through the implementation of Problem Based Learning model with Teaching at the Right Level (TaRL) approach in class 7D of SMPN 2 Nglames, Madiun Regency, in the second semester of the academic year 2023/2024. The research adopts the Classroom Action Research (CAR) method involving 32 students as participants. The instruments utilized in this study are observation and questionnaires. One of the background of this study is the low motivation to learn grade 7D students due to the lack of variation in learning methods. The results of the implementation in cycles 1 and 2, a notable enhancement in students' learning motivation was observed. In cycle 1, out of 32 students, 12 students achieved results categorized as very high learning motivation (37.5%), while 20 students fell into the high learning motivation category (62.5%). In cycle 2, after data reflection, a considerable improvement was noted. Out of 32 students, 18 students (56.25%) were classified as having high learning motivation, and 14 students (43.75%) were in the very high learning motivation category. In conclusion, the implementation of the Problem Based Learning model with Teaching at the Right Level (TaRL) approach has been found to enhance students' learning motivation. Keywords: Learning Motivation, PBL Model, TaRL Approach ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS melalui model pembelajaran problem based learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada kelas 7D SMPN 2 Nglames Kabupaten Madiun pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah siswa 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam kajian ini adalah observasi dan angket. Bentuk analisis informasi yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Salah satu latar belakang dari penelitian ini ialah rendahnya motivasi belajar siswa kelas 7D karena kurangnya variasi dalam metode pembelajaran. Hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 dan siklus 2, terlihat adanya peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan. Pada siklus 1, dari total 32 siswa, sebanyak dari 12 siswa memperoleh hasil dengan kategori motivasi belajar sangat tinggi (37,5%), sedangkan 20 siswa masuk dalam kategori motivasi belajar tinggi (62,5%). Sedangkan pada siklus 2, setelah dilakukan refleksi data, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Dari total 32 siswa 18 siswa (56,25%) termasuk dalam kategori motivasi belajar tinggi, 14 siswa (43,75%) dalam kategori motivasi belajar sangat tinggi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata-Kata Kunci: Motivasi Belajar, Model PBL, TaRL