Kebijakan dalam hal menyewa ataupun menjual aset perusahaan merupakan keputusan manajemen dengan perbandingan penghasilan atau keuntungan sehingga dapat melangsungkan kegiatan perusahaan dengan pengambilan keputusan yang tepat. Salah satu strategi yang dapat ditempuh oleh PT Armada Samudera Raya untuk memperluas usahanya adalah dengan melakukan analisis biaya deferesial dalam pengambilan keputusan sitem time charter atau menjual tug boat. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis dalam memilih alternatif menjual tugboat dibandingkan dengan alternatif sistem time charter tugboat pada PT Armada Samudera Raya periode tahun 2016.Hasil analisis berdasarkan analisis baiaya diferensial dalam alternatif sistem charter atau menjual tug boat selama 10 tahun ke depan dengan menggunakan nilai sekarang diperoleh selisih yang mengutungkan sebesar Rp 15.756.009.351. apabila perusahaan memilih alternatif menjual tug boat dibandingkan dengan sistem time charter tug boat. Alternatif sistem time charter tug boat mengakibatkan arus kas keluar sangat besar yaitu biaya asuransi sebesar Rp2.734.105.500, biaya reparasi sebesar Rp 13.167.276.000 dan biaya gaji awak kapal sebesar Rp 11.344.517.550 dibandingkan biaya - biaya Pengukuran pendapatan diukur dalam hal alternatif menjual tug boat yakni biaya komisi penjualan sebesar Rp 488.000.000.000 sedangkan untuk biaya notaris dikenakan sebesar 0.8 % dari harga jual tug boat yaitu sebesar Rp 195.200.000.000.Hipotesis pernelitian ini ditolak apabila alternatif sistem time charter tidak menguntungkan dibandingkan dengan alternatif menjual tugboat pada PT Armada Samudera Raya.