QAMARIYAH, YULIS
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PENANGGULANGAN LIMPASAN PADA CATCHMENT AREA KETINTANG SURABAYA (STUDI KASUS JALAN UTAMA KETINTANG) QAMARIYAH, YULIS
Rekayasa Teknik Sipil Vol 1, No 1/REKAT/17 (2017): Wisuda ke-88 Periode 1 Tahun 2017
Publisher : Rekayasa Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Salah satu Kelurahan di Surabaya yang padat penduduk dan juga merupakan daerah areal sentra bisnis adalah Ketintang. Ketintang juga merupakan daerah yang sering menjadi luapan limpasan, karena daerah ini memiliki karakteristik datarannya yang rendah. Peta genangan terbaru yang menyimpulkan bahwa Ketintang khususnya jalan utama Ketintang tidak ada masalah tentang banjir atau genangan sehingga pada akhirnya limpasan yang terjadi di jalan utama Ketintang disebabkan kondisi geomentri jalan yang disalahgunakan oleh pengguna lahan. Jalan utama Ketintang yang berpenduduk padat dengan tingkat sosial yang berbeda selalu mengalami limpasan pada saat hujan sehingga lalu lintas terganggu dan menimbulkan kemacetan di sepanjang jalan. Hal ini terjadi karena ketidakpedulian masyarakat terhadap saluran dan sampah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menganalisa data curah hujan dengan Arithmatic Main Methode, kemudian dianalisa dengan Hidrograf Metode HSS Nakayasu dan Metode Distribusi Frekwensi Log-Person Tipe III dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan pada akhirnya dilakukan uji kesesuaian distribusi frekwensi dengan 2 uji yaitu Uji Chi-Kuadrat dan Uji Smirnov-Kolmogorov. Curah hujan yang dihitung dengan metode Log-Person Tipe III menghasilkan debit maksimum hujan kala 2 tahun = 3,908031654 liter/detik, kala ulang 5 tahun = 23,834715 liter/detik, kala ulang 10 tahun = 93,83323963 liter/detik. Hasil dari hitungan Hidrograf Metode HSS Nakayasu periode 2 tahun = 0,05122071 m3/detik pada jam ke 1, periode 5 tahun = 0,312391083 m3/detik pada jam ke 1, periode 10 tahun = 1,229810224 m3/detik. Berdasarkan hasil perhitungan dari 7 ruas saluran pada daerah penelitian yang kapasitas saluran tidak mampu menampung debit rancangan atau Qsaluran < Qrancangan, Oleh karena itu merencanakan saluran dengan U ditchprecast sesuai dimensi (1 m x 1 m, 1 m x 1,5 m dan 1,5 m x 2 m) perencanaan yang dapat menampung debit rancangan banjir untuk Qtotal (Qak+Qah) maksimum = 47,86641297 m3/dt. Kata kunci: Debit, Drainase precast U-ditch, Limpasan, Curah Hujan. Abstract Surabaya is the second largest city in Indonesia after Jakarta. One of the village in the Surabaya is also an area densely populated business centers are Ketintang. Ketintang is also an area that often overflow into a runoff, because it has the characteristics of its terrain. The latest inundation map which deduce that Ketintang especially the main road Ketintang no problems about flood or puddle so that eventually the runoff occurs in the main street of Ketintang due to the condition of the road geomentri abused by land users. The main street of Ketintang which is densely populated with a different social level always have a runoff on rainy days so that disrupted traffic and cause congestion along the way. This happens because of the indifference of society towards the channel and garbage. The method used in this study to analyzed the rainfall data with the main arithmatic method, then analyzed with HSS Nakayasu hydrograph method and frequency distribution method log-person type III with a return period of 2 years, 5 years and 10 years and in the end to test the suitability of the frequency distribution with 2 test is the Chi-square test and Kolmogorov-smirnov test. The result of the rainfall was calculated by log-person type III method produces a maximum discharge of rain when 2 years= 3,908031654 liters/second, 5 years= 23,834715 liters/second and 10 years= 93,83323963 liters/second. The results of the was calculated of hydrograph methods HSS Nakayasu when 2 years period= 0,05122071 m3/second in the first hour, when 5 years period= 0,312391083 m3/second in the first hour and when 10 years period= 1,229810224 m3/second in the first hour. Be based on result calculation from 7 drainage internode to study territory which drainage capacity not rainfall rate of flow plan or Qdrainage < Qplan, because of plan drainage with U ditch precast appropriate dimension (1 m x 1 m, 1 m x 1,5 m dan 1,5 m x 2 m) planing can rate of flow capacity flood of plan for Qtotal (Qak+Qah) maximum = 47,86641297 m3/dt. Keywords: Discharge, Precast u-ditch drainage, Run Off, Rainfall.