AINI SUSANTI, NUR
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL AUTODESK INVENTOR PADA PEMBELAJARAN GAMBAR MANUFAKTUR SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO NOER ARIFIN, MUHAMMAD; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran yang dikembangkan dalam pembelajaran Autodesk Inventor pada penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis Modul. Tujuan Peneilitan ini antara lain: 1) Menghasilkan modul Autodesk Inventor guna menunjang proses belajar mengajar pada mata pelajaran gambar manufaktur menggunakan aplikasi Autodesk Inventor pada kelas XI TPm 1 di SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto, 2) Dapat meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan modul Autodesk Inventor pada kelas XI TPm 1 di SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan Dick and Carrey. Penelitian dan pengembangan dilakukan di SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto. Subjek uji coba adalah siswa kelas XI TPm SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto. Adapun obyek penelitian adalah media pembelajaran berbasis modul. Media pembelajaran berbasis modul dikatakan layak dan valid apabila rata-rata hasil validasi dari ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain minimal mendapat kalsifikasi valid. Sedangkan instrument pengumpulan data untuk kelayakan dan kevalidan modul berupa lembar validasi, serta untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan soal tes dengan membandingkan nilai rerata Pre-Test dan Post-Test. Hasil penelitian ini yaitu kevalidan modul pembelajaran Autodesk Inventor yang didasarkan penilaian dari ahli materi 3.56, ahli desain 3.53, ahli bahasa 3,57 dan memiliki kategori sangat valid. Serta peningkatan rata-rata total hasil belajar siswa dari pre-test dan post-test menunjukan kenaikan dari 66.3 menjadi 78.6, sedangkan untuk kelulusan klasikal kelas berada diatas angka 75% yaitu pada angka 86.6% yang menunjukan bahwa modul telah berhasil diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TPm SMKN 1 Pungging Mojokerto.
HUBUNGAN PRESEPSI SISWA TENTANG PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN KESIAPAN MENTAL KERJA SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 3 JOMBANG ADHITYA PAMBUKA, ROSIHAN; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan praktek industri, mengetahui tingkat kesiapan mental kerja siswa dan mengetahui hubungan pelaksanaan praktik industri dengan kesiapan mental kerja siswa kelas XII jurusan teknik kendaraan ringan SMKN 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuntitatif korelasional serta regresi sederhana. Populasinya adalah siswa kelas XII jurusan teknik kendaraan ringan SMKN 3 Jombang tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan teknik sampling , teknik sampling yang digunakan yaitu sensus artinya seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Terdapat dua instrumen yaitu instrumen praktik industri dan instrumen kesiapan mental kerja yang berupa angket. Dalam melakukan perhitungan?perhitungan statistik, peneliti akan di bantu dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan praktik industri di SMKN 3 Jombang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dengan persentase kategori kecenderungan pelaksanaan praktik industri pada tingkat sedang sebesar 60%. (2) Tingkat kesiapan mental kerja siswa kelas XII teknik kendaraan ringan di SMKN 3 Jombang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dengan persentase kategori kecenderungan pelaksanaan praktik industri pada tingkat sedang sebesar 65%; (3) Terdapat hubungan antara pelaksanaan praktik industri dengan kesiapan mental kerja. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis korelasi product moment yang diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) dengan N = 66 sebesar 0,551 dan untuk melihat signifikansinya dengan cara membandingkan rhitung dengan rtabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,244. Data menunjukkan bahwa rhitung bernilai positif dan lebih besar dari rtabel (0,551 > 0,244). Kata Kunci: Pelaksanaan praktik industri, analisis korelasi, kesiapan mental kerja.
ANALISA PENGUKURAN PRODUKTIVITAS MESIN CNC MILLING ENGAN MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS DI PT. PAL INDONESIA ANUGRAH GUSTI, LIVEONE; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. PAL Indonesia adalah perusahaan industri galangan kapal di kota Surabaya. Sebagai satu perusahaan besar, pengembangan produktivitas mesin diperlukan untuk menjaga efektivitas dan efisiensi produk, ini dimaksudkan agar perusahaan dapat terus bersaing dengan perusahaan galangan kapal lainnya. Di Divisi GE (Rekayasa Umum), Mesin Penggilingan CNC FF dan Mesin Penggilingan MNC CNC. Evaluasi bahan yang diperlukan untuk mengelola, faktor-faktor produksi untuk meningkatkan produktivitas kerja adalah pengukuran efektivitas dan efisiensi dua mesin. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah bantuan program komputer, pendekatan perbatasan non-parametrik menggunakan Data Envelopment. Metode Analisis (DEA) dan menggunakan perangkat lunak DEAP (dengan Microsoft Excel) untuk memproses data. Penelitian ini menemukan penyebab rendahnya produktivitas dan efisiensi mesin Milling CNC FF dan mesin Milling CNC MNC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah produktivitas Penggilingan FF-CNC memiliki nilai produktivitas yang lebih tinggi daripada Mesin Penggilingan MNC-CNC. hasil Mesin Penggilingan FF-CNC yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus memiliki hasil berturut-turut yaitu 97,14% pada bulan Juni, 95,08% pada bulan Juli dan 99,77% pada bulan Agustus. nilai produktivitas dalam Mesin Penggilingan MNC-CNC memperoleh jumlah berturut-turut 95,42% pada bulan Juni, 93,71% pada bulan Juli, dan 96,57% pada bulan Agustus.Kata kunci: Produktivitas, Efisiensi, Efektivitas, Metode DEA.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR SPINDLE TERHADAP HASIL KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES FINISHING MENGGUNAKAN MESIN BUBUT CNC PU MASHUDI, AMIR; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang pesat seperti pengaplikasian pada mesin perkakas (mesin frais, bubut, gerinda, las, dan lain-lain). Perpaduan hasil teknologi komputer dengan mekanik ini telah menghasilkan mesin perkakas yang dinamakan Computer Numeric Controlled (CNC). Namun, terdapat kendala dalam proses pendinginan benda kerja yang disebabkan keausan alat potong, kecepatan potong, jalan pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan untuk menguji pembubutan dengan bahan baja S45C dengan memberi variasi media pendingin coolant dromus, udara bertekanan, dan tanpa pelakuan (tanpa coolant) dan kecepatan putaran spindle 1400 rpm, 1650 rpm, 1950 rpm. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Maret 2020 di PT Tjokro Putra Perkasa Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan tiga variabel, yaitu jenis variasi pendingin dan kecepatan putar spindle (variabel bebas), tingkat kekerasan permukaan baja S45C pada proses bubut CNC (variabel terikat), dan seluruh faktor yang mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan pembubutan CNC selain variasi pendingin dan kecepatan spindle (variabel kontrol). Hasil penelitian adalah (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi media pendingin dan kecepatan putar spindel terhadap hasil kekasaran permukaan benda kerja S45C pada proses finishing menggunakan mesin bubut CNC PU; (2) variasi media pendingin berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan; (3) variasi yang paling rendah nilai kekasarannya yaitu media pendingin coolant dengan kecepatan putar spindel 1950 rpm menghasilkan nilai kekasaran 2,771 µm, dan variasi yang paling tinggi nilai kekasarannya yaitu variasi media pendingin udara bertekanan dengan kecepatan putar spindel 1400 rpm menghasilkan nilai kekasaran 3,313 µm. Kata Kunci: kecepatan putar, pendingin, CNC, baja S45C.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR SPINDLE TERHADAP HASIL KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES FINISHING MENGGUNAKAN MESIN BUBUT CNC PU MASHUDI, AMIR; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang pesat seperti pengaplikasian pada mesin perkakas (mesin frais, bubut, gerinda, las, dan lain-lain). Perpaduan hasil teknologi komputer dengan mekanik ini telah menghasilkan mesin perkakas yang dinamakan Computer Numeric Controlled (CNC). Namun, terdapat kendala dalam proses pendinginan benda kerja yang disebabkan keausan alat potong, kecepatan potong, jalan pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan untuk menguji pembubutan dengan bahan baja S45C dengan memberi variasi media pendingin coolant dromus, udara bertekanan, dan tanpa pelakuan (tanpa coolant) dan kecepatan putaran spindle 1400 rpm, 1650 rpm, 1950 rpm. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Maret 2020 di PT Tjokro Putra Perkasa Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan tiga variabel, yaitu jenis variasi pendingin dan kecepatan putar spindle (variabel bebas), tingkat kekerasan permukaan baja S45C pada proses bubut CNC (variabel terikat), dan seluruh faktor yang mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan pembubutan CNC selain variasi pendingin dan kecepatan spindle (variabel kontrol). Hasil penelitian adalah (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi media pendingin dan kecepatan putar spindel terhadap hasil kekasaran permukaan benda kerja S45C pada proses finishing menggunakan mesin bubut CNC PU; (2) variasi media pendingin berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan; (3) variasi yang paling rendah nilai kekasarannya yaitu media pendingin coolant dengan kecepatan putar spindel 1950 rpm menghasilkan nilai kekasaran 2,771 µm, dan variasi yang paling tinggi nilai kekasarannya yaitu variasi media pendingin udara bertekanan dengan kecepatan putar spindel 1400 rpm menghasilkan nilai kekasaran 3,313 µm. Kata Kunci: kecepatan putar, pendingin, CNC, baja S45C.