Rambut jagung merupakan limbah tanaman pertanian yang belum banyak dimanfaatkan. Salah satu khasiat rambut jagung yang dapat dimanfaatkan adalah sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengetahui stabilitas fisik lotion dari ekstrak etanol rambut jagung (Zea mays L.) sebagai antioksidan dan tabir surya. Ekstrak etanol rambut jagung diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak diuji aktivitas antioksidannya dengan menggunakan metode DPPH diperoleh nilai IC50  sebesar 114,75 μg/mL. Lotion dibuat dengan konsentrasi ekstrak ekstrak 1,5%, 3%, dan 4,5%. Nilai IC50 dari masing-masing sediaan berturut-turut yaitu 111,68 μg/mL, 110,10μg/mL, dan 109,63μg/mL.sedangkan nilai SPF dari sediaan lotion berturut-turut yaitu 8,48; 8,78; dan 9,44. Sediaan lotion yang telah diformulasi selanjutnya dilakukan evaluasi karakteristik fisik dan kestabilan lotion sebelum dan sesudah cycling test selama 6 siklus. Evaluasi karakteristik fisik meliputi pengamatan organoleptik, pengujian pH, viskositas, homogenitas dan daya sebar serta iritasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lotion secara keseluruhan stabil sebelum dan setelah dilakukan cycling test dimana sediaan yang dihasilkan berupa lotion dengan warna putih hingga coklat muda dengan bau khas, memiliki konsistensi kental dan homogen, pH berkisar 5,91–6,63, daya sebar 12.000–17.000 cPs (sesuai dengan SNI untuk viskositas sediaan lotion), daya sebar 5,2–7,2 cm. Hasil uji iritasi tidak menunjukkan adanya reaksi iritasi.Kata kunci: rambut jagung, lotion, antioksidan, tabir surya