Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIGNIFIKANSI SURAT KABAR KOMPAS DALAM PEMBERITAAN PERISTIWA REFORMASI 98 FEBRIYANTI, DEVI
Avatara Vol 4, No 3 (2016): Vol 4 Nomer 3 (Oktober 2016)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 1998, di Indonesia telah terjadi peristiwa penting yang dinamakan dengan peristiwa Reformasi 98. Peristiwa ini sekaligus menandai berakhirnya masa pemerintahan Orde Baru. Sebelumnya, pemerintah Orde Baru telah berkuasa hampir 32 tahun. Pemerintahan Orde Baru sering diwarnai dengan berbagai kasus penculikan dan juga pengekangan terhadap kehidupan pers di tanah air. Setelah terjadinya peristiwa Reformasi 98, semua itu berubah. Masyarakat hidup dalam suatu kebebasan dimana masyarakat tidak perlu lagi khawatir ketika akan mengemukakan aspirasinya. Di sini terlihat bagaimana pentingnya peristiwa Reformasi bagi perubahan kehidupan politik dan pers di Indonesia. Melihat arti penting peristiwa Reformasi 98, penulis ingin mengetahui mengapa terjadi peristiwa Reformasi 98 dan juga bagaimana signifikansi surat kabar Kompas dalam memberitakan mengenai seputar peristiwa tersebut. Alasan pemilihan surat kabar ini ialah dikarenakan sepanjang pemerintahan Orde Baru, Kompas berhasil menguasai persuratkabaran nasional dan juga lebih cermat dalam mengungkap sisi kelemahan dari pemerintahan Orde Baru.Untuk menjawab penelitian ini, penulis akan menggunakan metode sejarah kritis. Tahap dalam menggunakan metode ini yaitu; 1) Tahap Heuristik (pengumpulan sumber berupa surat kabar yang memberitakan Peristiwa Reformasi 98, terutama surat kabar Kompas), 2) Setelah terkumpul semua sumber sejarah tadi, langkah selanjutnya ialah mengkritik terhadap sumber tadi, apakah isi dan juga waktu pembuatan sumber tersebut betul dari zamannya atau tidak, 3) Langkah ketiga adalah interpretasi, 4) Langkah terakhir adalah tahap penulisan (historiografi). Dari penelitian ini dapat diketahui hasilnya yaitu Kompas memiliki keunggulan dibandingkan dengan surat kabar lainya dalam memberitakan mengenai serangkaian peristiwa Reformasi 98. Kompas lebih jeli dalam mengungkap sisi-sisi kelemahan pemerintah Orde Baru dan juga menjadi surat kabar yang memuat berita-berita penting yang tidak banyak dimuat pada surat kabar lainnya. Berita-berita tersebut diantaranya ialah sikap orang-orang dekat Soeharto menjelang kejatuhannya, jawaban dari reaksi masyarakat mengenai Pro-Kontra mundurnya Presiden Soeharto, dan juga Perubahan bidang pemerintahan, politik, dan pers setelah Orde Baru lengser. Kata Kunci: Reformasi, Kompas, Signifikansi
KEBIJAKAN STRATEGIS PEMERINTAH KOTA PALEMBANG DALAM PENANGANAN HIV DI KOTA PALEMBANG Febriyanti, Devi
Jurnal Identitas Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/identitas.v3i2.487

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu masyarakat atau bangsa. Sepertinya penyakit HIV yang ada di Indonesia Dikota Palembang sendiri kasus penyebaran HIV cukup tinggi Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Kota Palembang diketahui faktor penyumbang terbesar penularan HIV itu adalah penyimpangan perilaku seksual. Implementasi kebijakan adalah tindakan-tindakan yang dilakukan baik individu maupun pejabat-pejabat atau kelompok-kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan pada tercapainya tujuan-tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijaksanaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti terdorong untuk mencoba menggambarkan dan menjelaskan implementasi kebijakan tentang penanggulangan HIV di Kota Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berusaha menganalisis fenomena kebijakan tentang penanggulangan HIV serta menggambarkan implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Strategis Pemerintah Kota Palembang Dalam Penanganan HIV Di Kota Palembang sudah cukup baik dalam melayani pasien yang terkena HIV, namun angka orang yang terkena sakit HIV masih cukup tinggi karena kurangnya kesadaran dari sdm.