This Author published in this journals
All Journal Avatara
MATUL M, KHARIS
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN DALANG PASINAON DHALANG ING SURAKARTA (PADHASUKA) TAHUN 1923-1940 MATUL M, KHARIS
Avatara Vol 5, No 3 (2017): Vol 5 Nomer 3 (Oktober 2017)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni pertunjukan wayang merupakan salah satu pertunjukan yang digemari oleh masyarakat Indonesia khusunya masyarakat di Jawa. Kegemaran masyarakat akan seni pertunjukan wayang, ditunjang dengan adanya beberapa faktor pendukung. Salah datu faktor pendukungnya adalah kemampuan dalang dalam mengemas dan menyajikan pertunjukan wayang yang semakin berkualitas. Mencetak dalang berkualitas perlu adanya guru yang memberikan pembelajaran secara profesional dan ahli dalam bidangnya. Alasan inilah yang menyebabkan Paku Buwono X untuk mendirikan sebuah pendidikan dalang dengan guru-guru yang berkualitas dalam bidangnya. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini, antara lain : mengenai apa yang melatarbelakangi didirikannya pendidikan dalang Pasinaon Dhalang ing Surakarta (Padhasuka) pada tahun 1923 ?. Bagaimana sistem pendidikan dalang Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka) di Surakarta ? Adakah  kontribusi pendidikan dalang Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka) terhadap perkembangan seni pertunjukan wayang dan dalang di Surakarta?. Penelitian ini menggunakan merode sejarah dengan langkah-langkah sebagai berikut : pertama, heuristik (mengumpulkan data) yaitu mengumpulkan buku, arsip, dan majalah tentang Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka). Kedua, kritik pada sumber yang diperoleh seperti buku, arsip dan majalah tentang Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka). Ketiga, interpretasi dengan menghubungkan fakta-fakta yang diperoleh dan keempat, historiografi atau penulisan sejarah sesuai dengan tema yang dipilih. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa berdirinya Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka) berpengaruh terhadap perkembangan seni pertunjukan wayang dan dalang di Surakarta. Seni pertunjukan wayang dan dalang semakin berkualitas dengan kemampuan mendalang yang mumpuni sesuai dengan tradisi keraton. Lulusan Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka) telah menyebarluaskan seni pertunjukan wayang gaya Kasunanan, tidak hanya di wilayah Jawa Tengah melainkan sampai ke sebagian wilayah Jawa Timur. Kehadiran Pasinaon Dhalang Ing Surakarta (Padhasuka) menjadi pemacu berdirinya pendidikan dalang lain seperti Hanindhake Biwara Rancangan Dhalang (Habirandha) di Yogyakarata dan Pasinaon Dalang Mangkunegaran (PDMN) di Mangkunegara.   Kata Kunci : Paku Buwono X, Pendidikan Dalang Surakarta, Pedalangan Gaya Kasunanan.