Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN DAN KEUNTUNGAN NELAYAN TANGKAP DI KELURAHAN LANGARA LAUT KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Ahmad, Asmawati; Anadi, La; Siang, Roslindah Daeng
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.539 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i1.6924

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ikan hasil tangkapan dan besarnya keuntungan nelayan berdasarkan jenis alat tangkap di Kelurahan Langara Laut, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung menggunakan kuisioner. Teknik penarikan sampel menggunakan metode cluster sampling, denganjumlah total 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan jenis ikan hasil tangkapan nelayan untuk alat tangkap jaring insang sebesar 166 kg/tahun yang terdiri dari 5 jenis ikan (lencam, sako, kuwe putih, cumi-cumi, cakalang); alat tangkap pancing tonda sebesar 181 kg/tahun yang terdiri dari 3 jenis ikan (madidihang, cakalang, tongkol); alat tangkap pancing ulur sebesar 135 kg/tahun yang terdiri dari 14 jenis ikan (cakalang, tongkol, kakap lencam, tembang, layang, madidihang, kuwe putih, sunu merah, kerapu macan, sako, kembung, kakap merah, tengiri, baronang); alat tangkap rawai dasar sebesar 121 kg/tahun yang terdiri dari 13 jenis ikan (cakalang, tongkol, kunyit, kakap lencam, tembang, layang, madidihang, kuwe putih, sunu merah, kerapu macan, kerapu tiger, kerapu lumpur, kerapu tikus); alat tangkap sero sebesar 184  kg/tahun yang terdiri dari 4 spesies ikan (baronang,  kuwe putih, sunu merah, udang vaname). Keuntungan nelayan tangkap yang tertinggi terdapat pada musim puncak, kemudian musim sedang dan musim paceklik pada alat tangkap jaring insang dan pancing tonda meskipun biaya produksi yang di keluarkan kedua alat tangkap ini lebih tinggi dari alat tangkap lainnya.Kata Kunci: Biaya produksi, hasil tangkapan, jenis ikan, keuntungan, Langara Wawoni
Prokrastinasi Akademik dalam Menulis Skripsi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer FT UNM Ahmad, Asmawati; Mappease, Muh. Yusuf; Ruslan, Ruslan
Jurnal MediaTIK Volume 4 Issue 2, Mei (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v4i2.3071

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode ex-post facto. Populasinya adalah semua mahasiswa PTIK yang sedang program mata kuliah skripsi pada tahun 2020 dan masa studi sudah berada di atas semester delapan. Subjek berjumlah 109 mahasiswa yang terdiri dari 3 angkatan yaitu angkatan 2013, 2014 dan 2015. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan jenis angket campuran. Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan angket tertutup menunjukkan bahwa faktor utama penyebab mahasiswa PTIK melakukan prokrastinasi akademik dalam menulis skripsi yakni merasa ingin menjadi yang terbaik dalam setiap tugas yang dikerjakan begitu pula pada skripsi (77%), fasilitas internet kampus tidak memadai untuk mendownload referensi yang dibutuhkan (67%). Dampak dari prokrastinasi akademik dalam menulis skripsi yakni merasa skripsi tidak kunjung selesai (75%), Orang tua menjadi sedih karena lambat menyelesaikan masa studi (71%). Upaya menghentikan prokrastinasi akademik dalam menulis skripsi yakni menolak ajakan teman untuk bermain (46%), berkata “tidak” atas ajakan teman yang menghambat untuk mengerjakan tugas (69%), meluangkan waktu belajar dan mengerjakan skripsi karena telah berkomitmen kepada diri sendiri (83%). Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan angket terbuka menunjukkan bahwa faktor prokrastinasi akademik mahasiswa PTIK dalam menulis skripsi yakni kurang percaya diri, merasa kemampuan terbatas, terkendala pada pembuatan produk skripsi, sibuk bekerja, kurang referensi, keluarga, Covid-19, kemalasan, finansial, Dosen/Penguji, lingkungan yang tidak kondusif, fasilitas dan administrasi. Dampak dari prokrastinasi akademik dalam menulis skripsi yakni merasa khawatir, kecewa dengan diri sendiri, bingung, terlalu banyak membuang waktu, menyesal, sedih, beban pikiran, melewatkan banyak kesempatan bekerja, lambat wisuda, merasa banyak hal yang terhambat, hilang semangat, dan pembayaran yang sia-sia. Upaya menghentikan prokrastinasi akademik dalam menulis skripsi yakni penyegaran, memperbanyak berdoa, mengingat pengorbanan Orang tua, memotivasi diri agar segera menyelesaikan skripsi, mengatur ulang manajemen waktu, menghindari hal-hal yang tidak berfaedah, dan banyak membaca buku/referensi.