Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran input material yang dibeli dari nelayan bubu dan nelayan jaring, proses produksi komoditi dari material sampai dengan menjadi komoditi Rajungan, besaran penurunan berat Rajungan (sebagai material) sampai menjadi komoditi Rajungan, serta besaran penerimaan CV. Rezki dari hasil penjualan Rajungan di Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Sampel Rajungan diambil dari hasil tangkapan nelayanKelurahan Lampopala Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana.Sampel dalam penelitian ini adalah CV. Rezki Miniplant. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan penerimaan. Hasil dalam penelitian ini adalah Rajungan yang dibeli dari nelayan bubu adalah 162kg dan dari nelayan jaring adalah 373kg per hari. Penimbangan rajungan sebanyak 500kg, kemudian direbus dan membuka cangkang, setelah itu dilakukan penimbangan kembali dengan jumlah berat menjadi 350kg, kemudian dibersihkan kembali untuk proses pemisahan daging, setelah semua proses selesai, daging tersebut ditimbang dengan jumlah bersih 125kg. Penurunan berat Rajungan mulai dari material sampai menjadi komoditi Rajungan yang siap dijual adalah 375kg. Pemasaran hasil olahan Rajungan di CV. Rezki Miniplant yang berjumlah 125kg dengan harga jual per kg Rp125.000, maka penerimaan yang diperoleh berjumlah Rp15.625.000.Kata Kunci: Komoditi, Rajungan (Portunus pelagicus)