Modal kerja merupakan masalah utama dari aspek keuangan yang sering kali dihadapi oleh koperasi, karena hampir semua perhatian untuk mengelola modal kerja dan aktiva lancar yang merupakan bagian yang cukup besar dari aktiva. Besarnya modal kerja harus sesuai dengan kebutuhan koperasi, karena baik kelebihan atau kekurangan modal kerja koperasi maka akan sama-sama membawa dampak negatif bagi koperasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi penggunaan modal kerja dalam menilai kinerja keuangan pada KUD Krangploso ditinjau dari analisis rasio likuiditas, aktivitas, solvabilitas dan profitabilitas selama tiga tahun mulai dari tahun 2014-2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode pengelolaan data menggunakan analisis rasio likuiditas, aktivitas, solvabilitas dan profitabilitas dari laporan Neraca dan laporan Sisa Hasil Usaha mulai dari tahun 2014-2016. Hasi penelitian efisiensi penggunaan modal kerja KUD Karangploso pada tahun 2014-2016 menunjukan bahwa koperasi masih kurang efektif dalam memanfaatkan modal kerjanya dan tingkat efisiensi penggunaan modal kerja KUD Karangploso pada tahun 2014-2016 bila dibandingkan dengan standar pengukuran yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/per/M.KUKM/V/2006 ditinjau dari analisis rasio likuiditas pada current ratio belum efisien. Analisis rasio aktivitas pada Asset turn over belum efisien. Analisis rasio solvabilitas pada Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio belum efisien. Analisis rasio profitabilitas pada Return On Asset dan Return On Equity belum efisien.