This Author published in this journals
All Journal Fakultas Ekonomi
Wijaya, Temi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA MALANG MENGGUNAKAN ANALISIS RASIO KEMANDIRIAN, EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS (STUDI KASUS PADA KANTOR BPKAD BALAI KOTA MALANG) Wijaya, Temi
JURNAL AGREGAT Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.899 KB)

Abstract

Pengukuran kinerja keuangan penting sekali dilakukan dalam rangka menilai akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah yang berfungsi dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio keuangan dapat dijadikan sebagai alat untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan rasio kemandirian, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa kemampuan kinerja keuangan pemerintah Kota Malang pada tahun 2012-2016 jika dilihat dari rasio kemandirian bersifat konsultatif artinya rendah, karena peranan pemerintah pusat untuk membangun daerah Kota Malang lebih dominan dari pada kemandirian masyarakat dalam pembangunan daerah untuk membayar pajak dan retrebusi daerah masih tergolong rendah. Dilihat dari rasio efisiensi, kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Malang pada tahun 2012-2016 tergolong sangat efisien, karena semakin rendah rasio efisiensi dan porsentasenya kurang dari seratus persen, maka kemampuan daerah semakin baik pula dalam membiayai pertumbuhan daerah Kota Malang. Sedangkan dilihat dari rasio efektivitas kemampuan daerah Kota Malang dalam merealisasikan PAD pada tahun 2012-2016 dengan target yang ditetapkan berdasarkan riil daerah sudah efektif, karena porsentase yang dihasilkan dari rasio efektivitas lebih dari seratus persen dan menggambarkan kemampuan daerah Kota malang sudah baik atau efektif.