Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perilaku Pondasi Tiang Helical Pada Tanah Gambut Menggunakan Metode Finite Element Riady, Azhar; Yusa, Muhammad; Fatnanta, Ferry
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 5 (2018): Edisi 2 Juli s/d Desember 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study related to the determination bearing capacity of helical pile in peat soil has been conducted previously. This study is costly and requires an extra effort, thus it is necessary to find another approach to determine bearing capacity of helical pile. In this study helical pile was modelled using finite element method of Optum G2 application program which aimed to estimate bearing capacity. The program is easily accessible, relatively simple to use and provide a wide variety of examples related geotechnical engineering problem. Peat soil was modelled based on Mohr coulomb criteria and the helical pile is classified as LL helical pile which modelled in this study. Determination of bearing capacity of helical pile was done by comparing the settlement between the results of the field finding and the computation using Optum G2. The settlement in this study consist of the two types of settlements, loading and unloading. The results from modelling indicated that settlement in loading test are similar to those on the field tests. However, for unloading test there is a difference between field test and modelling. This suggest that the model of Mohr coulomb criteria is inapplicable for the peat soil. Keywords : Helical Pile, Peat Soil, Finite element method, Soil nailing, Optum G2
Urgensi Regulasi dalam Mengakselerasi Ekosistem Inovasi Daerah di Kabupaten Pelalawan Riady, Azhar; Rinaldi, Rinto; Fajriana, Deswanisa
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 1 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0801.1497-1501

Abstract

Kabupaten Pelalawan menghadapi tantangan signifikan dalam mencapai target Indeks Inovasi Daerah (IID) yang tercantum dalam RPJMD. Meskipun capaian tiga tahun terakhir memperlihatkan tren peningkatan dengan skor IID 47,33 (2021), 53,39 (2022), hingga 58,21 (2023), namun pencapaian tersebut masih belum memenuhi target yang ditetapkan. Selain itu, Kabupaten Pelalawan tetap berada pada kategori "inovatif" dengan skor di bawah 60, yang mengindikasikan bahwa daerah ini belum mencapai kategori "sangat inovatif".Beberapa faktor mempengaruhi pencapaian skor IID, termasuk jumlah inovasi yang dilaporkan oleh pemerintah daerah. Dalam konteks ini, jumlah inovasi yang dilaporkan Kabupaten Pelalawan menunjukkan pola fluktuasi yang cukup signifikan setiap tahunnya. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, yakni tingkat partisipasi perangkat daerah dan unit kerja lainnya dalam melaporkan inovasi yang masih rendah, penurunan anggaran insentif untuk inovator sebagai dampak dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang mengakibatkan kondisi fiskal semakin ketat, serta belum adanya regulasi yang mengikat untuk mendorong budaya inovasi di Kabupaten Pelalawan. Policy brief ini merekomendasikan penyusunan Peraturan Bupati atau Peraturan Daerah tentang Inovasi Daerah sebagai solusi strategis. Regulasi ini diharapkan memberikan landasan hukum yang kokoh, membangun budaya inovasi yang berkelanjutan, dan menjamin pencapaian target IID tanpa harus bergantung sepenuhnya pada ketersediaan anggaran insentif.