Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Masyarakat melalui Pemecahan Masalah Lingkungan oleh Pesantren di Mertapada Kulon Kurniawan, Asep
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v8i2.14790

Abstract

Solving environmental damage is no longer the sole authority of the government and related institutions, but the community and educational institutions are the main actors. This study presents how the efforts of the community and educational institutions to carry out various environmental care efforts. The data used was extracted from in-depth observations, in-depth interviews with communities and educational institutions in Mertapada Kulon and analyzed through data reduction, data display and data inference. The research findings showed that waste management in this village used the same waste bank management method. However, it had problems in Human Resources and lack of public awareness. Generally, recycling activities were limited to sorting waste and junk. Villages received financial support from the village. The solution to environmental problems was mostly pioneered by Nahdhatul Ulama figures. This research is wisdom to formulate a policy and strengthen the participation of the community and educational institutions for a sustainable environment
BIL HAL PENCIPTAAN BUDAYA AGAMA MELALUI PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM AL-AZHAR 5 KOTA CIREBON Kurniawan, Asep
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): July 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.337 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.2016

Abstract

Dakwah bil hal di sekolah berfungsi mempersiapkan para siswa menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai agamanya yang berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif dan dinamis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Atas dasar inilah, penelitian ini difokuskan dengan tujuan untuk lebih jauh mengungkap tentang bagaimana penerapan dakwah bil hal ini sehingga bisa menciptakan budaya agama melalui pembiasaan shalat berjamaah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Keterpercayaan data kualitatif dilakukan melalui kredibilitas data, transferabilitas data, konfirmabilitas data, dan dependabilitas data. Tehnik analisis menggunakan tahapan collecting data, displaying data, reducing data dan conclusing data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dakwah bil hal dalam penciptaan budaya agama di SMP Islam al-Azhar 5 Cirebon sudah berjalan dengan baik yang terlihat dari: (a) pembiasaan senyum, salam, dan sapa, (b) shalat Jumat di masjid sekolah, (c) shalat dhuhur  berjamaah, (d) peringatan hari-hari besar Islam, (e) shalat Dhuha sebelum pembelajaran dimulai (f) kegiatan tadarus al-Quran. (2) Hasil dakwah bil hal pembiasaan nilai-nilai shalat berjamaah memiliki nilai-nilai luhur, yaitu: (a) nilai-nilai ubudiyah, (b) nilai-nilai akhlak al-karimah, meliputi: pola pikir positif, mission statement, berpikir dan bertindak strategis, kebersamaan, tawadlu, optomis dan mandiri, serta networking, (c) nilai-nilai kedisiplinan.
PERAN PONDOK PESANTREN MIFTAHULHUDA AL-MUSRI TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN MASYARAKAT Kurniawan, Asep
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.39 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.1007

Abstract

Pesantren harus berperan dalam perkembangan masyarakat sekitarnya. Hal itu karena pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan dan lembaga sosial kemasyarakatan. Peran ini cukup diperlihatkan oleh Pondok Pesantren Miftahulhuda al-Musri terhadap masyarakat sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana peran tersebut dilakukan sebagai bahan masukan bagi lembaga serupa dalam berdakwah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Informan adalah kiai, para ustadz, santri, masyarakat Desa Kertajaya, dan tokoh masyarakat. Instrumen penelitian menggunakan observasi mendalam, interview mendalam, dan dokumentasi. Data divalidasi melalui kredibilitas data yang meliputi trianggulasi waktu, sumber dan tehnik. Kredilitas yang lain adalah ketekunan dan lamannya penelitian, peer debriving. Data juga divalidasi dengan transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmalibilitas. Analisis Data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, display data, reducing data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian ini adalah: (1) Perilaku keagamaan ditanamkan oleh Pondok Pesantren Miftahulhuda al-Musri terhadap masyarakat di Desa Kertajaya. (2) Strateginya dengan berinteraksi langsung dengan warga Desa Kertajaya. (3) Bentuknya berupa kegiatan dakwah keagamaan seperti pengajian dan bentuk kegiatan sosial. (4) Hambatan yang ada adalah terbenturnya hari kerja dan kurang maksimalnya dalam melakukan acara. (5) Upaya mengatasinya dengan melakukan pendekatan langsung terhadap masyarakat, mengganti jadwal kegiatan dengan hari libur seperti hari Minggu dan meningkatkan kualitas panitia dari pihak pondok dalam mengelola acara. Kata Kunci: Pesantren, Perilaku, Keagamaan. 
Manajemen Kinerja Berbasis Budaya Keagamaan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMP Islam al-Azhar 5 Cirebon Kurniawan, Asep
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v3i1.5563

Abstract

The purpose of this study is to reveal in depth the ability of principals to improve teacher professionalism through performance management based on religious culture in al-Azhar 5 Islamic Middle School, Cirebon City. This research is a qualitative descriptive case study. Data collection instruments adopted by in-depth observation, in-depth interviews, and documentation. Stages of data analysis, namely data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The results showed that (1) the school principal planned to increase the professionalism of teachers based on religious culture including planning based on the Strategic Plan, vision, mission, school goals, and needs, involving all school members, recruiting new teachers. (2) Providing guidance through involving teachers in scientific forums, further studies, revitalizing MGMP, establishing teacher silaturrahim forums, and adding supporting facilities. (3) Evaluation through individual or group supervision both directly and indirectly on aspects of teacher attendance assessment, teacher performance in schools, and student development.