This Author published in this journals
All Journal BERITA BIOLOGI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SPATIAL DISTRIBUTION OF DICOTYLEDONOUS WEED ARCHITECTURES IN A SHRUB VEGETATION OF MENGGALA, CENTRAL JAVA SUNARNO, B.; HALLE, F.
BERITA BIOLOGI Vol 3, No 6 (1986)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v3i6.1322

Abstract

B. SUNARNO & F. HALLE. 1986. Distiibusi spasial model arsitektur gulma dikotil di daerah vegetasi semak, Menggala, Jawa Tengah. Berita Biologi 3(6): 253 - 260. Ketapatan dan frekuensi kehadiran model-model arsitektur gulma dikotil di daerah vegetasi semak Menggala, Jawa Tengah telah dipelajari.Model CHAMPAGNAT yang diwakili oleh Mimosa invisa dan Rubus chrysophyllus merupakan model yang nilai kerapatannya paling tinggi (17,97%) dan merupakan pola pertumbuhan yang umum dijumpai di setiap stratum.Semakin tinggi tingkat stratumnya semakin rendah jumlah model dan jumlah individunya. Perbandingan antara gulma masa mendatang dengan gulma masa kini di daerah semak ini, adalah 3 : 2, menunjukkan a,danya proses suksesi yang sedang berjalaa
ARCHITECTURE OF DICOTYLEDONOUS WEEDS IN SOME AREAS OF BANYUMAS REGENCY CENTRAL JAVA SUNARNO, B.; HALLE, F.
BERITA BIOLOGI Vol 3, No 4 (1986)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v3i4.1340

Abstract

B. SUNARNO & F. HALLE. 1986, Arsitektur jenis-jenis gulma dikotil di beberapa daerah Banyumas, Jawa Tengah. Bcriia Biologi 3(4): 146 - 154 Pengamatan lapangan dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis gulma dikotil yang pola pertumbuhannya mirip dengan model arsitektur pohon.Hasilnya menunjukkan adanya 14 model pada 180 jenis gulma yang tumbuh di 4 daerah Kecamatandi Kabupaten Banyumas.Model yang paling umum dijumpai adalah model STONE, model LEETJWENBERG dan model ATTIMS.Suku yang dianggap kaya dengan model antara lain Euphorbiaceae (10 jenis).Lamiaceae (14 jenis), Papilionaceae (20 jenis) yang masing-masing memiliki 5 model dan Asteraceae (37 jenis) dengan 4 model.Marga polimorfik dijumpai pada Cassia, Desmodium, dan Lindernia yang masing-masing dengan 3 model dan pada Mimosa. Ocimum, Polygala serta Pluchea masing-masing memiliki 2 model.Dalam penelitian ini tidak diketemukan model arsitektur yang baru.