Cekungan Asri merupakan setengah graben tersier yang aktif pada cekungan busur belakang sejakOligosen Awal, berlokasi sekiranya 200 km dari utara busur gunungapi Jawa dan 400 km dari utarajalur subduksi yang memanjang dari barat ke timur sepanjang pulau Jawa. Interval batuan induk yangaktif menggenerasi minyak pada cekungan Asri belum diketahui dengan pasti dan diasumsi hanyaFormasi Banuwati yang berperan sebagai batuan induk aktif tersebut. Studi ini mengevaluasi anggotaZelda dan Gita bagian dari formasi Talang Akar, untuk mengidentifikasi potensinya sebagai batuaninduk cekungan Asri. Analisis dilakukan terhadap TOC, vitrinite reflectance, warna maseral flurosen,serta data nonbiomarker lainnya sebagai hasil olah metode geokimia berupa rock eval pyrolysis dan gaschromatography. Potensi sebagai batuan induk diidentifikasi berdasarkan jumlah karbon organik, tipekerogen, dan tingkat kematangan. Hasil analisis geokimia terhadap kedua kandidat menunjukkan bahwaanggota Zelda Bawah formasi Talang Akar berpotensi sebagai batuan induk dengan nilai TOC dalamrentang 1% - 5%, memiliki kerogen tipe II dengan dominasi minyak, serta tingkat kematanganterkategori matang.Kata kunci: batuan induk, Zelda, Gita, Talang Akar, cekungan Asri, geokimia migas