Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindakan Percutaneous Coronary Interventio Pada Penilaian Grade Disfungsi Diastolik dan Tekanan Pengisian Ventrikel Kiri pada Pasien Gagal Jantung Chumairoh, Siti
ARKAVI [Arsip Kardiovaskular Indonesia) Vol 3 No 1 (2018): Arkavi: Arsip Kardiovaskular Indonesia
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.657 KB) | DOI: 10.22236/arkavi.v3i1.3688

Abstract

Gagal jantung merupakan kumpulan gejala kompleks yang dihasilkan dari gangguan struktural atau fungsional dari pengisian ventrikel kiri atau pemompaan ventrikel kiri. Disfungsi diastolik mempunyai pengaruh besar pada status keluhan, kapasitas fungsional, terapi, dan prognosis baik pada gagal jantung diastolik maupun gagal jantung sistolik terlepas dari etiologi dasar. Variabel kunci yang direkomendasikan untuk penilaian kelas disfungsi diastolik ventrikel kiri yaitu rasio E/A, rasio E/e? dan Left Atrial Volume Indeks (LAVI). Penulisan menggunakan metode deskriptif. Dengan total jumlah 100 pasien gagal jantung sistolik dan diastolik. Berdasarkan total pasien, didapatkan 83% pasien dengan Heart Failure with reduced Ejection Fraction (HFrEF) EF < 50% dan 17% pasien dengan Heart Failure with perserved Ejection Fraction (HFpEF) EF ? 50%. Pada HFrEF 19.3% pasien dikategorikan grade I, 7.2% pasien grade II, 30.1% pasien dengan grade III, dan 42.2% pasien mengalami disfungsi diastolik. 80% pasien mengalami peningkatan pengisian ventrikel kiri dan 20% pasien dengan pengisian ventrikel kiri normal. Sedangkan pada HFpEF 17.5% pasien grade I, 23.5% pasien grade II, 6% pasien grade III, dan 53% pasien disfungsi diastolik. 47% pasien dengan pengisian ventrikel kiri normal dan 53% pasien dengan pengisian ventrikel kiri meningkat. Sebanyak 99% pasien mengalami disfungsi diastolik, dan 75% pasien mengalami peningkatan pengisian ventrikel kiri. KataKunci: Gagal Jantung, Disfungsi Diastolik, Tekanan Pengisian Ventrikel Kiri, Ekokardiografi
Determinasi Pendapatan, Profesi, dan Religiusitas terhadap Kepatuhan ZIS: Studi pada LAZISNU Kertosono Nganjuk Chumairoh, Siti
Postmodernism: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2024): Postmodernism_May_2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ula (STAIM) Kabupaten Nganjuk, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LAZISNU Kertosono memiliki potensi masyarakat yang baik dalam penyaluran Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS), yang diorganisir dengan baik untuk meminimalkan pengangguran dan kemiskinan. Program ini juga meningkatkan kapasitas SDM masyarakat Kertosono melalui pelatihan dan bantuan modal usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan, profesi, dan tingkat religiusitas terhadap minat masyarakat dalam menunaikan ZIS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen angket (kuesioner). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan tidak memiliki pengaruh positif terhadap minat ZIS, dengan nilai t hitung 1,634 < t tabel 1,967 dan nilai signifikansi 0,114 (p > 0,05). Demikian pula, variabel profesi tidak berpengaruh signifikan, dengan t hitung 0,696 < t tabel 1,697 dan signifikansi 0,493 (p > 0,05). Tingkat religiusitas juga tidak berpengaruh, dengan t hitung -1,149 < t tabel 1,697 dan signifikansi 0,261 (p > 0,05). Secara keseluruhan, pendapatan, profesi, dan tingkat religiusitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam menunaikan ZIS di Kertosono.