Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh greed, opportunity, need, exposes dan keadilan organisasional terhadap fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dengan dimoderasi idealisme pimpinan dan kualitas pengendalian internal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat dan 19 Unit Pelaksana Teknis(UPT) yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa Pemerintah.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner dan data sekunder berupa data Realisasi Pengadaan barang/jasa. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan program Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM) yakni WarpPLS 5.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa greed, exposes berpengaruh positif dan keadilan organisasional berpengaruh negatif terhadap fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sedangkan opportunity dan need tidak berpengaruh positif terhadap fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Analisis variabel moderasi menunjukkan bahwa idealisme pimpinan mampu memoderasi opportunity namun tidak mampu memoderasi greed, need, dan Exposes. Sedangkan variabel moderasi kualitas pengendalian internal mampu memoderasi keadilan organissasional terhadap fraud Pengadaan Barang/Jasa. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi greed, semakin tinggi exposes maka semakin tinggi pula fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, semakin tinggi keadilan organisasional maka semakin rendah fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Idealisme Pimpinan dapat menurunkan fraud dengan memberikan pengaruh signifikan terhadap Opportunity, idealisme pimpinan tinggi memberi efek mengurangi pengaruh Opportunity terhadap fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Kualitas pengendalian internal dapat menurunkan fraud dengan memberikan pengaruh signifikan terhadap keadilan organisasional. Ketika persepsi pegawai tentang keadilan organisasional dan kualitas pengendalian internal baik, maka kecurangan akan menurun.