0811213058, RIZQI SAMUDRA MUHAMMAD
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PRODUKSI RUANG HIDUP MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH LIGKAR TAMBANG (STUDI ETNOGRAFI DI DUSUN SUKOREJO, KABUPATEN MALANG) 0811213058, RIZQI SAMUDRA MUHAMMAD
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kondisi masyarakat pesisir Pantai Wonogoro Dusun Sukorejo yang mengalami sebuah produksi ruang hidup dengan adanya eksploitasi pertambangan pasir besi yang dilakukan oleh Koperasi Tambang Indonesia III (KTI III) di wilayah hidup mereka. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana ruang hidup masyarakat pesisir Pantai Wonogoro diproduksi dengan adanya perubahan kewilayahanyang terjadi di Dusun Sukorejo sebagai daerah lingkar tambang Koperasi Tambang Indonesia III. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami produksi ruang hidup masyarakat pesisir di masa lalu dan saat ini di wilayah lingkar tambang KTI III. Penelitian ini menggunakan kajian tentang produksi ruang Henri Lefebvre. Kajian Lefebvre tentang penciptaan ruang mutlak, abstrak dan diferensial digunakkan untuk mendeskripsikan kondisi masyarakat pesisir. Kajian tersebut digunakan dalam analisis produksi ruang antara representasional ruang dari pengetahuan lokal masyarakat pesisir dan representasi ruang lingkar tambang dari KTI III dengan adanya ekploitasi pertambangan pasir besi yang ada di wilayah pesisir Pantai Wonogoro. Metode Penelitian ini adalah etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kekuatan ekonomi yang dimiliki  KTI III mampu memberikkan representasi ruang baru di dalam ruang hidup masyarakat pesisir dengan berbagai representasi ruang. Hal ini memunculkan berbagai kesepakatan ekonomi antara masyarakat dan pihak KTI III. Namun representasi ruang baru yang dilakukan oleh KTI III dengan adanya wilayah lingkar tambang, tidak sepenuhnya dapat merubah representasional ruang yang dihasilkan dari warisan pengetahuan lokal nenek moyang masyarakat pesisir.   Kata Kunci : masyarakat pesisir, lingkar tambang, produksi ruang