Komunitas Fotografi WARKOP Malang memiliki kegiatan mempelajari keilmuan fotografi secara mendalam. Komunitas ini mencoba membangun konsep fotografi dasar dengan lebih memperdalam pengetahuan fotografi dasar yang sudah ada di luar komunitas. Tulisan ini menitikberatkan pada pengetahuan yang dimiliki dalam membuat sebuah karya foto. Setiap foto hasil karya seseorang, selalu ada pengalaman pengetahuan yang melatarbelakangi si pembuat foto tersebut. Fotografer yang berjejaring atau berkumpul dengan sesama penghobi foto akan dapat memperbaharui pengetahuannya tentang fotografi di mana seorang atau sekelompok fotografer mampu mengembangkan pemikiran dan pengetahuannya dalam sebuah komunitas. Proses berdarnya pengetahuan dapat dilihat dengan trialektika Berger dan Luckmann. Mulai dari realitas obyektif yakni kurikulum WARKOP sebagai acuan belajar dasar fotografi dan sebagai sebuah nilai dalam komunitas. Sebuah pengetahuan yang disebarkan kepada para anggotanya dan penerapan pengetahuan dalam diri para anggota ini masuk pada tahap internalisasi. Kemudian para anggota ini membuat sebuah karya fotografi yang beracuan pada kurikulum sebagai bentuk eksternalisasi mereka yang nantinya dijadikan bahan diskusi pada komunitas tersebut. Foto tersebut kemudian dikoreksi sebagai bahan pembelajaran. Kesepakatan-kesepakatan pengetahuan dalam diskusi tersebut merupakan bentuk dari obyektivasi. Proses reproduksi ini terjadi karena produksi pengetahuan yang telah ada belum cukup mampu memperdalam teknik fotografi. Maka dari itu penting untuk mereproduksi pengetahuan fotografi yang sudah ada sehingga fotografer layak untuk menjadi fotografer profesional yang menguasai teknik fotografi secara menyeluruh. Kata kunci: Pengetahuan, Fotografi Dasar, Kurikulum, WARKOP Malang