Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indonesian Blue Economy for Sustainable Fisheries Kumala Dewi, Yashinta; Aswar, Baso; Alam, Jamaluddin Fitra; Safruddin, Safruddin
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 8 No. 2 (2025): VOLUME 8, NOMOR 2, JUNE 2025
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v8i2.43736

Abstract

Blue economy is a management system for all aquatic ecosystem resources, including marine and terrestrial ecosystems, related to economic value, sustainability of ecosystems and production resources, and distribution of benefits. The adoption of this concept in Indonesia uses the term inclusive and sustainable blue economy to emphasize the equitable distribution of benefits from the development of the blue economy by ensuring the sustainability of its carrying capacity. This paper explains the importance of managing Indonesian fisheries resources based on the blue economy concept to ensure the sustainability of existing fisheries resources. The literature study method issued by agencies and strategic stakeholders is the primary reference in this study. In this study, it was found that the significant challenges faced were the problem of environmental damage due to illegal activities such as illegal fishing, damage to mangrove forests, seagrass ecosystems, coral reefs, and production activities and the fisheries industry that often pays little attention to sustainability aspects so that it is deemed necessary to implement sustainable fisheries management policies that must focus on several urgent matters to achieve Indonesia's blue economy goals. Based on this, as a role model for research purposes, recommendations and research efforts have been made with a roadmap for the sustainable use of pelagic fisheries resources based on Indonesia's blue economy program in the Bone Bay area. Sustainable fisheries management based on the blue economy concept can be developed and applied well through collaboration and synergy with all existing stakeholders consisting of the government, universities, NGOs, and fishing communities.
Modifikasi Rumpon untuk Menunjang Peningkatan Hasil Tangkapan Pada Nelayan Skala Kecil Nelwan, Alfa F.P.; Ibnu Hajar, Muh. Abduh; Najamuddin, Najamuddin; Palo, Mahfud; Musbir, Musbir; Amir, Faisal; Marimba, Assir; Zainuddin, St. Aisjah Farhum, Mukti; Safruddin, Safruddin; Kurnia, Muhammad; Risa B., Resky Dwiyanti; Hidayat, Rachmat; Abudarda, Andi Risda Fitrianti; Aswar, Baso; Fada, Andi Tenri; Tangahu, Dhiaz Erlangga; Wahyuramadan, Wahyuramadan
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.17617

Abstract

Background: Nelayan skala kecil masih menghadapi keterbatasan teknologi penangkapan yang berdampak pada rendahnya hasil tangkapan dan efisiensi usaha perikanan. Salah satu teknologi sederhana yang banyak digunakan adalah rumpon, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh desain dan material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modifikasi rumpon dalam menunjang peningkatan hasil tangkapan nelayan skala kecil. Modifikasi dilakukan pada beberapa komponen utama rumpon, meliputi bentuk atraktor, jenis dan jumlah bahan penggantung, serta sistem pelampung dan pemberat. Metode: metode penelitian meliputi pembuatan dan pemasangan rumpon hasil modifikasi, pengamatan komposisi dan jumlah hasil tangkapan, serta perbandingan dengan rumpon konvensional yang biasa digunakan nelayan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpon hasil modifikasi mampu meningkatkan jumlah dan keragaman jenis ikan yang tertangkap, terutama ikan pelagis kecil, serta meningkatkan efisiensi waktu operasi penangkapan. Selain itu, modifikasi rumpon juga relatif mudah diaplikasikan dan menggunakan bahan yang terjangkau bagi nelayan skala kecil. Kesimpulan: Dengan demikian, modifikasi rumpon berpotensi menjadi alternatif teknologi tepat guna yang mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan skala kecil secara berkelanjutan.