Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja: Edukasi dan layanan untuk menunjang kesehatan seksual Elna, Nandara Priyanti; Novita, Mira; Yusnaini, Yusnaini; Syahradesi, Yessy
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 3 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.640

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja di Desa Gajah Mati, Kabupaten Aceh Tenggara, melalui pendekatan terintegrasi berupa edukasi partisipatif, layanan konseling, dan pemanfaatan media digital. Program dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan serta kolaborasi lintas sektor dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Kegiatan utama mencakup edukasi interaktif kepada 30 remaja dan 10 orang dewasa, konseling individu dan kelompok, serta pengenalan platform media sosial (Instagram, WhatsApp, TikTok) sebagai sumber informasi kesehatan yang akurat dan mudah diakses. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 55 menjadi 80. Peserta menunjukkan tingkat kepuasan dan keterlibatan yang tinggi, terutama terhadap penggunaan media digital sebagai sarana pembelajaran lanjutan. Program ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang kontekstual dan didukung teknologi serta kolaborasi komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja di wilayah pedesaan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa, dengan pengembangan modul digital yang lebih sistematis dan pelatihan kader remaja sebagai fasilitator lokal.
Inovasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja: Edukasi dan layanan untuk menunjang kesehatan seksual Elna, Nandara Priyanti; Novita, Mira; Yusnaini, Yusnaini; Syahradesi, Yessy
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 3 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.640

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja di Desa Gajah Mati, Kabupaten Aceh Tenggara, melalui pendekatan terintegrasi berupa edukasi partisipatif, layanan konseling, dan pemanfaatan media digital. Program dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan serta kolaborasi lintas sektor dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Kegiatan utama mencakup edukasi interaktif kepada 30 remaja dan 10 orang dewasa, konseling individu dan kelompok, serta pengenalan platform media sosial (Instagram, WhatsApp, TikTok) sebagai sumber informasi kesehatan yang akurat dan mudah diakses. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 55 menjadi 80. Peserta menunjukkan tingkat kepuasan dan keterlibatan yang tinggi, terutama terhadap penggunaan media digital sebagai sarana pembelajaran lanjutan. Program ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang kontekstual dan didukung teknologi serta kolaborasi komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja di wilayah pedesaan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa, dengan pengembangan modul digital yang lebih sistematis dan pelatihan kader remaja sebagai fasilitator lokal.
Hubungan Efikasi Diri dengan Perilaku Perawatan Diri Pada Pasien Diabetes di Desa Pulonas Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara Karo, Dina Andriani Br; Yusnaini, Yusnaini; Novita, Mira; Marsyad, Leny
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.15995

Abstract

ABSTRACT Diabetes is a chronic metabolic disease with increased blood sugar levels (hyperglycemia). Uncontrolled diabetes causes serious microvascular and macrovascular complications. Self-care behavior in diabetes treatment can maintain blood glucose levels, prevent complications, and increase patient life expectancy. Self-efficacy can be a strategy for stimulating self-care behavior in diabetes patients. This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and self-care behavior in diabetes patients in Pulonas Village, Babussalam District, Southeast Aceh Regency. This research is a type of descriptive correlation research using a cross-sectional approach. The population of this study was all diabetes sufferers in Pulonas Village totaling 74 respondents using a sampling technique, namely total sampling that met the inclusion criteria. The results of data analysis using the chi-square test (x2) showed that there was a significant relationship between self-efficacy and self-care behavior in diabetes patients (p-value = 0.017). The conclusion from the results of this study is that high self-efficacy can lead to better self-care practices for diabetes patients. So it is recommended that health workers develop health education programs to increase patient self-efficacy in managing diabetes Keywords: Self-Efficacy, Self-Care Behavior, Diabetes  ABSTRAK Penyakit diabetes merupakan penyakit metabolik kronis dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia). Diabetes yang tidak terkontrol menyebabkan komplikasi  mikrovaskular dan makrovaskular yang serius. Perilaku perawatan diri dalam pengobatan diabetes dapat menjaga kadar glukosa darah, mencegah komplikasi dan meningkatkan harapan hidup pasien. Efikasi diri dapat menjadi  strategi dalam menstimulasi perilaku perawatan diri pada pasien diabetes. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan  efikasi diri dengan perilaku perawatan diri pada pasien diabetes di Desa Pulonas Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua penderita diabetes di Desa Pulonas berjumlah sebanyak 74 reponden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis data melalui uji chi-square (x2) didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan perilaku perawatan diri pasien diabetes ( p-value = 0,017). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah efikasi diri yang tinggi dapat mengarahkan pada praktik perawatan diri pasien diabetes lebih baik. Maka disarankan bagi tenaga kesehatan mengembangkan program edukasi kesehatan dalam meningkatkan efikasi diri pasien dalam mengelola diabetes Kata Kunci: Efikasi Diri, Perilaku Perawatan Diri, Diabetes
Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Digital dalam Implementasi Sistem Informasi Keperawatan di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane Novita, Mira; Elna, Nandara Priyanti; Yusnaini, Yusnaini
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2737

Abstract

Transformasi digital dalam layanan kesehatan menuntut kesiapan sumber daya manusia, termasuk mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga profesional, dalam menguasai sistem informasi kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital mahasiswa keperawatan dalam penggunaan Sistem Informasi Keperawatan (SIK) berbasis digital di Rumah Sakit Nurul Hasanah. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelatihan dan diseminasi penggunaan aplikasi, pendampingan praktik langsung, identifikasi kendala serta solusi, penguatan kolaborasi interprofesional, dan evaluasi akhir. Peserta kegiatan berjumlah 40 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Nurul Hasanah Kutacane yang sedang menjalani praktik klinik. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan pre–post assessment terhadap kemampuan operasional sistem. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi digital mahasiswa, dengan 82% peserta mampu mengoperasikan SIK secara mandiri setelah pelatihan. Kendala utama meliputi keterbatasan jaringan internet dan kurangnya pengalaman penggunaan sistem, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan optimalisasi akses sistem. Implementasi pelatihan SIK terbukti meningkatkan efisiensi dokumentasi keperawatan serta memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kolaborasi interprofesional berbasis data terintegrasi. Kegiatan ini berkontribusi dalam mempersiapkan mahasiswa keperawatan sebagai tenaga kesehatan yang adaptif terhadap transformasi digital layanan kesehatan.