Wastuti, Sri Ngayomi Yudha
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARENT ASSISTANCE MANAGEMENT MODEL TO IMPROVE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES IN PERCUT SEI TUAN DISTRICT Wastuti, Sri Ngayomi Yudha; Simare-Mare, Aman; Sudirman, Sudirman
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10, No 1 (2026): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Negeria, South African and Indonesi
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v10i1.28469

Abstract

This study aims to develop and analyze a parental assistance management model to improve elementary school students’ learning outcomes in Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. The background of this research is grounded in the low level of parental involvement in home-based learning assistance, which has contributed to decreased student motivation and academic achievement. Through the development of a structured and collaborative parental assistance management model, this study seeks to foster synergy between schools and parents in supporting effective student learning. The study employed a mixed-methods approach with a sequential explanatory design, beginning with a quantitative phase to measure the effectiveness of parental assistance on students’ learning outcomes, followed by a qualitative phase to deepen the findings through interviews, observations, and document analysis. The research subjects included principals, teachers, and parents from several elementary schools in Percut Sei Tuan District. The findings indicate that the implementation of parental assistance designed according to the POAC management principles (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) has a positive effect on improving students’ learning outcomes. Quantitatively, there was an increase in students’ average academic scores and learning attitudes following the implementation of the model. Qualitatively, the results revealed improved effective communication between parents and teachers, the emergence of students’ sense of responsibility toward learning, and the creation of a more conducive home learning environment. In conclusion, this study confirms that the parental assistance management model is effective in enhancing students’ learning outcomes when implemented in a well-planned, well-coordinated manner and supported by the active involvement of schools, teachers, and parents. This model can serve as a practical guideline for elementary education institutions in building strategic partnerships between families and schools to achieve meaningful and sustainable learning.
PENERAPAN ART THERAPY CLAY DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SANGGAR BIMBINGAN DI KAMPUNG PANDAN MALAYSIA rahmi, Nurlaila; Wastuti, Sri Ngayomi Yudha
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.28265

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan regulasi emosi siswa yang ditunjukkan melalui perilaku menarik diri, kesulitan mengekspresikan perasaan, serta keterbatasan kontrol diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa melalui penerapan art therapy menggunakan media tanah liat (clay) dalam layanan bimbingan kelompok. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa di Sanggar Bimbingan ‘Aisyiyah Kampung Pandan, Malaysia. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan persentase ketercapaian indikator regulasi emosi yang meliputi keterbukaan, kemampuan mengekspresikan emosi secara positif, dan kontrol diri dalam dinamika kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari 50% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II dan stabil pada siklus III. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan art therapy berbasis media tanah liat efektif dalam memperkuat kesadaran diri dan regulasi emosi siswa dalam konteks layanan bimbingan kelompok di pendidikan nonformal.