Sundawan, Kertamaya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LOW-STAKES ASSESSMENT WITHOUT EFFECTIVE FEEDBACK IS WORTHLESS: A DESCRIPTIVE-ANALYTICAL STUDY OF PROGRAMMATIC ASSESSMENT IN UNDERGRADUATE DENTAL EDUCATION Sundawan, Kertamaya
Journal of Health and Dental Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health and Dental Sciences
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Unjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Assessment plays a vital role in the education process. Assessment plays a significant role in the learning process in medical education, serving not only to evaluate learning outcomes but also to declare someone competent. Formative assessment is typically low-stakes, designed to stimulate learning. This low-risk assessment is effective when it is integrated into the ongoing teaching and learning program to facilitate timely, specific, and actionable feedback for students. The aim is to evaluate the effectiveness and sustainability factors of programmatic assessment based on the results of data analysis. The research method used is a descriptive analytical study. This study employed a descriptive-analytical design using a survey of undergraduate student grade data in the Periodontology study program, Faculty of Dentistry, Jenderal Ahmad Yani University. Inclusion criteria were students with longitudinal low-stakes grades, while those not participating in the low-stakes learning process were excluded. Data were analyzed using statistical methods to calculate mean and standard deviation, with institutional approval ensuring confidentiality. The results show that the average low-risk score is 83.94, while the high-risk score has an average of 68.47, with a passing percentage of 100% on low-risk scores, resulting in a very good predicate, and only 7% on high-risk assessments. It suggests that there is no holistic approach to programmatic assessment, which is influenced by several factors, including students not receiving timely feedback, poorly designed final exam questions, and internal factors such as nervousness during the final exam. The conclusion is that programmatic assessment should combine low-stakes and high-stakes assessments. Effective low-stakes assessments can enhance students' preparation for high-stakes exams. Low-stakes assessments can also increase students' motivation to study more deeply and regularly, but this depends on the quality of the feedback provided. DOI : 10.54052/jhds.v5n2.p187-198
Sosialisasi Aplikasi HI Bogi Artificial Intelligence Sebagai Sarana Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Deteksi Karies Gigi pada Keluarga Militer di Kota Cimahi Noer Fadilah, Rina Putri; Sundawan, Kertamaya; Saephasa, Togap
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1125

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan kemampuan deteksi dini karies gigi melalui penerapan aplikasi HI Bogi Artificial Intelligence (AI) pada keluarga militer di Kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah Community-Based Research (CBR) dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui tahapan perizinan dan koordinasi dengan pihak wilayah militer, persiapan logistik, sosialisasi, serta pelatihan penggunaan aplikasi HI Bogi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan yang mengindikasikan terjadi peningkatan keseragaman pemahaman antar peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan aplikasi HI Bogi AI efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga militer terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara tim pengabdian dan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kesehatan masyarakat.