Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Desain PLTS Atap Offgrid Menggunakan MPPT Modifikasi P&O Pada Gedung PT. Hydratech Smart Indonesia Yasim Akbar, Muhammad; Yasser, Ridha
Action Research Literate Vol. 8 No. 6 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i6.387

Abstract

PT. Hydrateh Smart Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang telah menerapkan teknologi solar PV rooftop untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di sektor komersial perkantoran dalam skala kecil. Pemakaian PLTS Atap ini dilakukan guna mengurangi beban dari PLN serta untuk mengetahui berapa keuntungan dari sisi efisiensi daya yang telah dihasilkan dalam penggunaan PLTS atap tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengatasi kelemahan yang ada pada algoritme P&O konvensional yang telah diterapkan pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang melibatkan referensi dari buku dan jurnal untuk menyusun rencana penelitian secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan algoritme P&O konvensional, MPPT mampu mencapai efisiensi sebesar 81,19% dan algoritme P&O modifikasi sebesar 89,06%. Dengan menggunakan MPPT P&O juga, baik konvensional dan modifikasi mampu merespon perubahan iradiasi matahari, baik itu dari iradiasi tinggi ke rendah dan sebaliknya dimana waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi steady-state yang baru adalah ± 0,01 detik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa efisiensi daya dari rangkaian P&O yang dimodifikasi menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan P&O konvensional, dengan persentase rata-rata efisiensi mencapai 81,27% untuk algoritme konvensional dan mencapai 92,02% untuk algoritme modifikasi.
Analisis Efisiensi Biaya Pekerjaan Pemasangan Jaringan Distribusi Listrik di Daerah Terpencil Menggunakan Metode Cost Benefit Analysis dan Life Cycle Costing (Studi Kasus: Distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan) Kala'Allo, Novrianus Sanda; Abduh, Syamsir; Yasser, Ridha
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1795

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi biaya pemasangan jaringan distribusi listrik di daerah terpencil (Studi Kasus: Distrik Ibele, Papua) menggunakan metode Cost Benefit Analysis (CBA) dan Life Cycle Costing (LCC). Analisis dilakukan terhadap data Rencana Anggaran Biaya (RAB) riil untuk mengidentifikasi faktor pendorong biaya dan mengukur kelayakan proyek. Hasil utama menunjukkan bahwa komponen biaya dominan adalah faktor non-teknis, yaitu jasa pengangkutan material (32,7%) dan jasa pemasangan (hingga 71,5%). Analisis CBA menyimpulkan proyek tidak layak secara finansial (NPV -Rp 1,39 M; IRR 1,48 %; BCR 0,645), sementara LCC menunjukkan total biaya kepemilikan mencapai 144% dari investasi awal, menyoroti tingginya beban operasional (OPEX) jangka panjang. Disimpulkan bahwa efisiensi pada proyek sejenis memerlukan pergeseran paradigma dari fokus menekan biaya investasi awal (CAPEX) ke perencanaan logistik yang superior dan adopsi LCC dalam pengadaan. Proyek ini divalidasi sebagai investasi sosial yang kelayakannya ditentukan oleh manfaat sosio-ekonomi, bukan profitabilitas finansial.