This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknodik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PODCAST SEBAGAI SUMBER BELAJAR BERBASIS AUDIO AUDIO PODCASTS AS AUDIO-BASED LEARNING RESOURCES Indriastuti, Faiza; Saksono, Wawan Tri
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.323 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.136

Abstract

Abstrak:Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran pada abad ini mempengaruhi cara pandang dan strategi pembelajaran pendidik serta mengubah cara belajar peserta didik. Pemanfaatan media dalam kegiatan pembelajaran akan meningkatkan kreativitas bagi pendidik dan peserta didik. Bentuk media pembelajaran yang semakin beragam menjadi tantangan tersendiri bagi para pengembang model media pembelajaran. Demikian juga dengan model media audio pembelajaran, yang meskipun sederhana mempunyai keunikan tersendiri. Model dan format sajian media audio pembelajaran yang sedang popular saat ini adalah podcast. Adapun permasalahan dalam kajian ini adalah (1) bagaimana menjadikan media audio pembelajaran (bahan ajar dan bahan siar) yang telah dikembangkan BPMRP Kemdikbud, menjadi salah satu sumber belajar yang efektif dan efisien bagi pengguna, (2) bagaimana rancangan podcast sebagai sumber belajar, dan (3) bagaimana podcast menjadi salah satu cara memperluas jangkauan distribusi program selain sosialisasi. Tujuan kajian ini adalah memberikan variasi sajian media audio pembelajaran dalam bentuk podcast sebagai sumber belajar sehingga memudahkan pengembang model media audio pembelajaran dalam rangka memperluas jangkauan distribusi dan pemanfaatannya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa: (1) media audio pembelajaran produksi BPMRP Kemdikbud yang berupa bahan belajar dan bahan layak siar sebagai podcast audio resources, (2) podcast audio dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang efektif dan efisien, dan (3) podcast menjadi salah satu cara untuk memperluas jangkauan distribusi program selain sosialisasi.Kata kunci: TIK dalam pembelajaran, sumber belajar, media audio pembelajaran, podcast. Abstract:Nowadays, the use of Information and Communication Technology (ICT) in learning affects the perception and the way educators teach as well as changing the way of students in learning. The use of media in learning will increase their creativity for both educators and students. The emergence of variety of learning media has become a challenge on its own for learning media developers. In the same manner, the audio form of learning media simply has its own uniqueness. The current trend of audio format and model for learning is podcast. The problems addressed in this article are: (1) how to make an instructional audio media (teaching and broadcasting materials) which has been developed by BPMRP Kemdikbud into one of the effective and efficient learning resources for the user, (2) how to design a podcast as learning resources, and 3) how do the podcast being one of the ways to extend the coverage of program distribution to disseminate. The purpose of this article is to provide a variety of audio media presentation for learning in form of podcast, making it easier for podcast developers to expand the coverage of program distribution and utilization. Some conclusions of the review are: (1) the product of instructional audio media by BPMRP in the form of audio podcast for teaching and broadcasting materials, (2) the audio podcast serves as effective and efficient learning resources, and (3) podcast is one of the ways to extend program distribution’s coverage besides conducting program socialization.Keywords: ICT in learning, learning resources, instructional audio media, podcast.
CERITA RAKYAT DALAM FORMAT BUKU AUDIO DIGITAL UNTUK BELAJAR BAHASA INGGRIS Indriastuti, Faiza
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.272 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i2.159

Abstract

ABSTRAK:Penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, adalah mutlak diperlukan di era pasar global ini. Sayangnya, tidak semua peserta didik mempunyai kompetensi yang sama dalam penguasaan bahasa asing tersebut. Sebagian besar permasalahan adalah pada penguasaan kompetensi menyimak yang kemudian berdampak pada kemampuan bertutur (speaking dan pronounciation). Beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan yang menghambat pencapaian penguasaan kompetensi tersebut, diantaranya adalah kurangnya media pembelajaran yang menarik dan mampu menjembatani kesenjangan tersebut. Kajian ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yaitu pengembangan buku audio digital untuk membantu meningkatkan kompetensi menyimak dan bertutur dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi peserta didik. Konten yang digunakan dalam buku audio digital adalah cerita rakyat dalam bentuk dwibahasa. Hasil kajian ini menunjukkan perlunya pengembangan konten yang tidak hanya terbatas pada bahasa asing saja, namun juga pada bahasa daerah. Ketersediaan media audio pembelajaran ini dinilai dan diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut. Melalui kelebihan-kelebihan media tersebut, peserta didik diharapkan dapat termotivasi untuk menguasai kompetensi bahasa Inggris terutama kemampuan menyimak dan bertutur. Selanjutnya, pemanfaatan buku audio digital ini diharapkan dapat membantu peserta didik dengan mode belajar auditif serta membantu peserta didik tunanetra dan disleksia atau gangguan bahasa dalam mempelajari bahasa asing.Kata kunci: Pembelajaran Bahasa Inggris, Cerita Rakyat Dwibahasa, Buku Audio DigitalABSTRACT:Foreign language mastery, especially English, seems to be absolutely required for global market era competition. Unfortunately, not all students have sufficient competence on English. Their biggest problem is on listening competence, which in turn influences their speaking and pronunciation competencies. Other problems that hamper the mastery of those competencies are the lack of interesting learning media that can bridge the un-equal competencies among the students. This study is focused on the development of digital-audio book to enhance the students listening as well as speaking competencies in their learning English. The content for digital-audio book is bilingual folklore. The study result shows the necessity for the development of the content which does not only focus on foreign language, but also on local languages. The availability of such learning audio media is valued and expected to be able to bridge the un-equal competencies among the students. With its excellencies, such learning media is expected to be able to highly motivate the students to master English, especially on listening and speaking competencies. Next, the use of digital-audio book is expected to be able to help students with auditive-learning model, and to help visually-impaired students or dyslexia students in learning English.Keywords: English Learning, Bilingual Folklore, Digital-Audio Book
PENGEMBANGAN MODEL MEDIA AUDIO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK BAGI ANAK USIA DINI Indriastuti, Faiza
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.222 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.182

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui bahasa, seseorang dapatmengembangkan kemampuan sosialnya. Penguasaan keterampilan sosial dalam masyarakat dimulai dengankemampuan berbahasa, dan dimulai sejak dini. Salah satu aspek tolok ukur dari keterampilan berbahasa adalahmenyimak. Menyimak akan mendukung kemampuan kosakata seseorang sehingga memperlancar kemampuanberkomunikasinya. Peningkatan kemampuan menyimak pada anak usia dini akhir-akhir ini banyak diabaikan. Beberapabahkan hanya fokus pada pengenalan huruf dan angka. Untuk itu, melalui kelebihan-kelebihan media audio, BPMRPKmengembangkan salah satu model pembelajaran yang memfokuskan pada peningkatan kemampuan menyimak anakusia dini, yaitu program Aku Kenal Suara Itu (AKSI).Selain pengembangan AKSI, artikel ini juga membahas efektivitasmodel media audio pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode mix research yang menggabungkan metodepenelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan melibatkan 300 anak usia dini dan 88 pendidik PAUD dari 8 propinsi diIndonesia. Hasil dari penerapan model AKSI untuk peserta didik usia dini menunjukkan nilai 150,50 yang berartibahwa desain pembelajaran AKSI layak atau sesuai untuk digunakan sebagai model pembelajaran.Sedangkan hasilpenerapan oleh pendidik dalam pembelajaran, menunjukkan nilai rata-rata 44,50 yang berarti bahwa model ini efektifuntuk digunakan sebagai salah satu desain model pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menyimak bagianak usia dini. Oleh karena itu, model AKSI sesuai dan efektif untuk digunakan sebagai salah satu model pembelajarandalam meningkatkan kemampuan menyimak bagi anak usia dini kelompok usia 4-6 tahun.