Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Creating an Awareness Campaign Against the Fomo Phenomenon in Young Adults’ Social Media Usage Basiroen, Vera Jenny; Hapsari, Adinda
Humaniora Vol 9, No 3 (2018): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v9i3.4725

Abstract

This research aimed to create an awareness campaign on raising the understanding of the topic as prevention toward the happiness and productivity-killing phenomenon or FoMO (Fear of Missing Out) phenomenon in young adults? social media usage. Qualitaive method was applied in the research by (1) using questionnaire; (2) interviewing the psychological experts; (3) using secondary research such as books, journals, printed articles, and online sources. Then, the researchers drew a solution by analyzing the collected data. The distribution also focused on people who were active users of social media. This research finds that promoting positive thoughts in people who experience FoMO might be an effective solution to combat this type of anxiety. Therefore, the data become the underlying basis toward the making of SayNomoToFomo campaign. Its main strategy is to educate and encourage the target audience to understand and tackle FoMO using a mixture of interactive and printed medium.
ANALISIS USAHATANI SALAK DAN PENGARUHNYA TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN MAGELANG HAPSARI, ADINDA; Ayu Hapsari, Adinda Vinka; Siti Rahayu, Endang; Nadifta Ulfa, Amalia
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.202-214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani salak di Kabupaten Magelang, termasuk biaya operasional, pendapatan, kontribusi terhadap rumah tangga, dan tingkat kemerataan pendapatan petani salak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan lokasi penelitian di Kabupaten Magelang yang merupakan produsen salak terbesar kedua setelah Kabupaten Banjarnegara, dengan produksi mencapai 597.283 kuintal per tahun. Tiga kecamatan yang dipilih adalah Srumbung, Salam, dan Kajoran, yang memiliki produksi salak yang tinggi di Kabupaten Magelang. Sampel terdiri dari 60 petani salak yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani salak memiliki nilai NPV sebesar Rp89.504.294,00, ROI sebesar 8%, Gross B/C sebesar 2,80, dan Net B/C sebesar 6,85. Keempat indikator ini menunjukkan bahwa usahatani salak layak untuk diusahakan. Rata-rata pendapatan usahatani salak adalah sebesar Rp52.550.489,00/Ha/tahun. Kontribusi pendapatan usahatani salak terhadap pendapatan rumah tangga mencapai 71,88%, menunjukkan kontribusi yang tinggi. Tingkat kemerataan jumlah tanaman menghasilkan selaras dengan pendapatan usahatani salak dengan indeks gini 0,33 yang menunjukkan kemerataan tinggi, pendapatan rumah tangga petani ada pada nilai 0,28 yang menunjukkan kemerataan tinggi, sedangkan indeks gini pendapatan rumah tangga petani tanpa usahatani salak menunjukkan kemerataan rendah dengan indeks gini 0,68. Berdasarkan hal tersbut menunjukkan tingkat pendapatan yang diperoleh petani salak di Kabupaten Magelang diikuti dengan kemerataan pendapatan.