Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN GERAKAN LITERASI SISWA DI PONDOK PESANTREN SERUNI SAWANGAN DEPOK D, Zulfardi
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31188

Abstract

Pondok Pesantren Seruni  di Sawangan Depok adalah sebuah institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Seruni  yang sekarang memiliki jumlah siswa 40 orang terdiri dari siswa Sekolah Dasar 12 Orang. Sekolah Menengah Pertama 6 Orang, Sekolah Menengah Atas  8 Orang. Madrasah Aliayah 4 Orang. Perguruan Tinggi 5 Orang. Guru dan Pegawai 5 orang  Semua santri mondok pada sore dan malam harinya diberi pengetahuan Pendidikan Agama Islam yang difokuskan kepada Aqidah, Syariah, ibadah dan Keterampilan Membaca Kitab Suci. Di luar kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama para santri juga diberi Pendidikan keterampilan adovokasi ldan ekstrakulrikuler.  Berkaitan dengan Pendidikan Advokasi,  pembinaan literasi siswa  belum dilaksanakan secara terarah dan maksimal. Terdorong oleh kondisi tersebut maka dipandang perlu untuk melakukan pelatihan terhadap para santri dalam usaha meningkatkan kemampuan literasi untuk menunjang tercapainya hasil pembelajaran yang baik.  Kegiatan  PKM ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 22 dan 23 Oktober 2022 bertempat di Pondok Pesantren Seruni    Sawangan Depok. Secara umum, hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan perubahan perilaku sikap dan pengetahuan  siswa tentang literasi, dengan nilai persentase 68% untuk pemahaman siswa awal dan 86% untuk pemahaman siswa akhir. Setelah mendapatkan pelatihan ini, siswa diharapkan mampu memiliki kemampuan literasi  yang baik.Kata Kunci : Literasi Siswa, Literat
Sociological Analysis of Social Values in Short Stories Published in 2015 D, Zulfardi
Research Horizon Vol. 5 No. 5 (2025): Research Horizon - October 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.5.2025.780

Abstract

Literary works, particularly short stories, often serve as cultural reflections that embody and transmit social values within society. In Indonesia, newspapers remain an important medium for disseminating literature to the public, offering both entertainment and moral insights. Recognizing this potential, this research seeks to explore the social values embedded in selected short stories published by Singgalang Newspaper in 2015. The primary objective is to identify and analyze the categories of social values portrayed in the seven best short stories published during that year. Employing a sociological approach and a qualitative descriptive method, the analysis is guided by Kluckhohn’s theoretical framework on cultural values. The findings indicate that six of the seven stories embody social values reflected in various aspects, including the pursuit of ethical and meaningful life, the importance of competence and productivity in work, the awareness of existence within space and time, the skillful use of nature’s resources, and the cultivation of harmonious relationships among people despite social differences. The study demonstrates that short stories in mass media not only entertain but also function as effective vehicles for reinforcing essential cultural and social values.
Transformasi Paradigma Praktik Pengobatan pada Masyarakat Adat Baduy Luar Pasca Pandemi Covid-19 D, Zulfardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masyarakat adat yang ada di Indonesia adalah masyarakat Adat Baduy. Masyarakat Adat Baduy terbagi atas Baduy Dalam dan Baduy Luar. Masyarakat Baduy Dalam merupakan kelompok masyarakat adat yang sampai saat ini masih menerapkan tradisi tanpa pengaruh globalisasi, sebagai bentuk menjaga kelestarian lingkungan dan budaya. Sedangkan, masyarakat Baduy Luar merupakan kelompok masyarakat adat yang telah mengalami perubahan sosial budaya akibat perkembangan globalisasi. Metode ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber informan merupakan ketua dan masyarakat adat Baduy Luar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum terjadinya pandemi covid-19, praktik pengobatan yang dilakukan oleh masyarakat Adat Baduy Luar adalah praktik tradisional. Praktik dilakukan dengan ritual dan doa-doa. Masyarakat Adat Baduy Luar identik dengan alam, tanaman dan tumbuhan tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai sumber pengobatan. Pada saat dan setelah pandemi covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia, ternyata ditemukan bahwa masyarakat Adat Baduy Luar telah menerapkan praktik kesehatan moderen, berupa penggunaan masker, mencuci tangan, serta melakukan beberapa tes kesehatan sebagaimana himbauan pemerintah. Terdapatnya perubahan paradigma tersebut mendorong perilaku masyarakat Adat Baduy Luar untuk meninggalkan kebiasaan lama.