Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah kota Baubau tahun 2018-2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Penelitian lapangan (field research) dan Penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rasio keuangan Pemerintah daerah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kinerja keuangan pemerintah daerah kota Baubau jika dilihat dari rasio kemandirian keuangan daerah tergolong rendah sekali, karena masih tergolong dalam interval 0%-25%. Berturut-turut dari tahun 2018 sampai dengan 2022 rasionya masing-masing sebesar: 9,99%; 11,86%; 11,93%; 13,13% dan 14,10%. (2) Kinerja keuangan pemerintah daerah kota Baubau jika dilihat dari rasio efektivitas PAD diketahui bahwa efektivitas keuangan Pemerintah Daerah Kota Baubau tahun 2018, 2020, 2021 dan 2022 berjalan cukup efektif yang ditunjukkan dengan nilai rasio antara 90% - 99% secara berturut-turut sebesar 92,63%, 84,63%, 85,50% dan 93,50%, namun pada tahun 2019 berjalan sangat efektif dengan nilai rasio mencapai 107,3%. (3) Rasio aktivitas dari sisi rasio belanja operasi tergolong baik yakni dengan nilai rasio antara 50%-100% atau dengan nilai rata-rata 75,78% per tahun sedangkan rasio belanja modal tergolong tidak baik karena memiliki nilai rasio kurang dari 50% atau dengan nilai rata-rata pertahun sebesar 22,64% per tahun). (4) Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Baubau mengalami perkembangan dari tahun ke tahun dengan kategori pertumbuhan rendah (1,20%) untuk tahun 2020, namun rasio pertumbuhan pada tahun 2019 mengalami peningkatan yakni dengan kategori pertumbuhan sedang (27,71%), dan di tahun 2021 kembali mengalami peningkatan walaupun dengan kategori pertumbuhan rendah (9,83%) dan tahun 2022 kembali mengalami peningkatan walaupun dengan kategori rendah (12,01%).