Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI Purba, Rosanna; Hasibuan, Renika; Ginting, Rika Mei Hayani; Ndruru, Nismawati
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Struktur modal merupakan keputusan penting bagi perusahaan karena menyangkut keseimbangan antara penggunaan utang dan ekuitas dalam pembiayaan. Pemilihan struktur modal yang tepat dapat memengaruhi nilai perusahaan serta risiko finansial yang dihadapi. Dalam praktiknya, perusahaan sering melakukan strategi tertentu untuk mengoptimalkan struktur modal, salah satunya melalui penghindaran pajak yang dapat meningkatkan ketersediaan dana internal. Selain itu, ukuran perusahaan juga diyakini berperan karena perusahaan besar cenderung memiliki akses lebih mudah ke sumber pembiayaan eksternal. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penghindaran pajak dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 13 perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2018-2022. Namun, sampel terdiri dari 50 titik data dari 10 perusahaan. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa, untuk tahun 2018-2022, penghindaran pajak secara signifikan dan positif mempengaruhi struktur modal perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk tahun 2018-2022, struktur modal bisnis telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh ukuran perusahaan. Simpulan: Menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan penghindaran pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEI tahun 2018-2022 baik secar parsial ataupun simultan. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam menentukan strategi pembiayaan (struktur modal) dengan memperhatikan dampak praktik penghindaran pajak dan skala perusahaan. Perusahaan besar yang cenderung lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan dapat mengoptimalkan struktur modalnya tanpa bergantung pada praktik penghindaran pajak yang berisiko.
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK, PROFIBILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Ginting, Rika Mei Hayani; Hasibuan, Renika; Purba, Rosanna; Manurung, Fanny Viola; Habibah, Nazwa
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kualitas laporan keuangan perusahaan dapat dibaca sebagai cerminan praktik manajemen laba yang dipengaruhi oleh strategi perencanaan pajak, tingkat profitabilitas, serta skala perusahaan . Tujuan: untuk menelaah bagaimana ketiga faktor tersebut memengaruhi manajemen laba pada perusahaan manufaktur subsektor barang industri yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023 Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi sebanyak 41 perusahaan dan penarikan sampel sebanyak 17 perusahaan Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pajak tidak berkontribusi secara signifikan terhadap manajemen laba. Sebaliknya, profitabilitas terbukti berpengaruh, sementara ukuran perusahaan menunjukkan hubungan negatif terhadap praktik tersebut. Secara bersama-sama, perencanaan pajak, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terbukti memengaruhi manajemen laba Kesimpulan: penelitian menegaskan bahwa pada perusahaan manufaktur yang menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021–2023, profitabilitas dan ukuran perusahaan berperan nyata dalam mendorong praktik manajemen laba. Namun, perencanaan pajak tidak memberikan kontribusi berarti terhadap stabilitas laporan keuangan. Dengan demikian, kinerja keuangan dan besaran perusahaan menjadi faktor kunci dalam menentukan kecenderungan manajemen laba, sedangkan strategi perencanaan pajak bukanlah penentu utama dalam konteks penelitian ini.