Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perilaku Komunikasi Kyai Dengan Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Romi Altavia; Ernita Arif; Azwar Azwar
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.563 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.673

Abstract

This study aims to determine the communication behavior of the kyai with the community at the Nurul Yaqin Islamic boarding school. The focus of the problem of this research is the communication behavior of the kyai with the community at the Nurul Yaqin Islamic boarding school. Researchers used a qualitative study research method with a phenomenological approach. Descriptive method is intended to describe systematically, factually and accurately about the data. Qualitative research aims to gain an authentic understanding of people's experiences, as perceived by the people concerned. The data collection techniques used were in-depth interviews, observation, and document collection. Sources of data are the results of interviews, observation findings in the Pariaman area, and documents with relevance. The technique of determining informants using snowball sampling, in this study is Kyai and the community. The research was conducted at the Nurul Yaqin Islamic boarding school in Padang Pariaman Regency. Kiyai (Buya) teaches religious behavior towards the people of lightness, such as worshiping Allah SWT, respecting each other, and not doing bad deeds that harm others. From religious values, Nurul Yaqin Islamic Boarding School places more emphasis on aspects of the faith as well as other religious fields. This study concludes that the kyai's communication behavior with the Nurul Yaqin Islamic boarding school community.
Seni Berdakwah Ustadz Asdi Wirman Di Masjid Jami’atul Muslimin Romi Altavia; Sarwan Sarwan; Muhammad Damanik; Usman Usman
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Volume 6 No. 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v0i0.525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui bagaimana proses berdakwah Ustadz Asdi Wirman, yang dilihat dari seni berbicara dan seni Berpenampilan ketika menyampaikan dakwah di Masjid Jamia’tul Muslimin. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, informan penelitian ini adalah Asdi Wirman, jamaah Masjid Jamia’tul Muslimin Komplek Taruko Satu. Data-data penelitian dianalisis secara kualitatif. Dari penelitian ini diperoleh hasil Pertama, seni yang digunakan ustadz Asdi Wirman dalam berbicara yaitu lemah lembut dalam menyampaikan dakwah, menentukan topik terlebih dahulu sebelum menyampaikan dakwah, ungkapan-ungkapan yang digunakan dalam menyampaikan dakwah fasih dan jelas, serta pengucapan makharijul hurufnya jelas. Kedua, seni berpenampilan seperti: memakai baju kemeja panjang lengan, memakai sarung, memakai salt Palestina, memakai peci warna putih, dan berdiri di antara jamaah bapak-bapak atau ibuk-ibuk dalam kegitan dakwah.
Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berbasis POAC: Kajian Teoritis dan Praktis dalam Membangun Tata Kelola Pemberdayaan Berkelanjutan Mardan Mahmuda; Romi Altavia
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 13, No 1 (2026): Volume 13, Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v13i1.14774

Abstract

Community empowerment is a development approach that positions communities as the primary actors in social, economic, and institutional transformation. Although various participatory-based empowerment programs have been implemented, their sustainability continues to face challenges related to governance, institutional coordination, resource management, and evaluation. These conditions highlight the importance of a management approach that systematically integrates planning, organizing, implementation, and control. This article aims to analyze the POAC management functions (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) as a conceptual framework for community empowerment through a literature review of scholarly publications addressing management concepts, community empowerment, and the management of local empowerment programs. The review indicates that Planning ensures programs are aligned with community needs; Organizing strengthens institutional structures and clarifies the distribution of roles; Actuating enhances community participation through facilitation and capacity building; whereas Controlling ensures program sustainability through monitoring and evaluation. The findings conclude that POAC provides a comprehensive management framework that integrates organizational governance with the principles of community participation and self-reliance.
Karakter Ideal Seorang Dai dalam Al-Qur`an dan Hadits Lilis Muchlisoh; Moh. Ansori; Romi Altavia
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 12, No 2 (2025): Volume 12, Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v12i2.11215

Abstract

Karakter adalah fondasi dari kepribadian seorang dai yang mencerminkan siapa dirinya, baik dalam berpikir, bertindak, maupun dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada orang lain. Karakter seorang dai sangat beragam, dan masing-masing karakter ini memainkan peran penting dalam keberhasilan dakwah yang dilakukan namun semuanya harus mencerminkan nilai-nilai kebaikan yang disampaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter ideal seorang dai dalam Al-Qur`an dan Hadits. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggali lebih banyak terhadap pustaka ilmiah. Temuan dalam penelitian ini adalah, karakter dai menunjuk pada kekuatan gabungan antara kekuatan spiritual, moral dan intelektual. Ketiga karakter ini membentuk fondasi yang kokoh bagi seorang dai dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah secara efektif dan berdampak.