Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Preventing Theft in Kemiri Village: Collaboration Between Sectoral Police and Village Government Abraham, Abraham; Agustin, Windi; Arifa, Masyitha Aulia; Sulistianingsih, Dewi
The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Vol 5 No 2 (2023): Legal Education in Current Development: Problems and Challenges
Publisher : Faculty of Law Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijicle.v5i2.63978

Abstract

This study discusses the role of the village government and the role of the surrounding community in implementing an environmental protection system. The purpose of writing this article is to find out data related to security and public order in Kemiri Village. This article is descriptive review supported by qualitative data that aims to reveal the facts or reality of certain social phenomena and provide an objective description of the conditions or problems that may be encountered. Then knowing this, actually, what can the village government do in an effort or at least minimize the crime rate, especially theft in the village of Kemiri? Field data and facts were obtained directly from informants through observation, namely parties who know the information needed regarding environmental safety in the Kemiri Village environment, Kaloran District, Temanggung Regency. As a result authors find out that between the Government, The villagers and The Police cooperate to overcome the situation, but in fact not all problems in society can be solved especially concerning thievery. In conclusion the reason why there is still a crime of theft, especially in the village of Kemiri the security facilities which are inadequate and not as modern as in a big city, also some of villagers careless of their belongings and Lack of police personnel.
MODAL SOSIAL ORANG TUA TUNGGAL DALAM PEMENUHAN PENDIDIKAN FORMAL ANAK Agustin, Windi; Widiansyah, Subhan; Afrizal, Stevany
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.364-369

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh adanya fenomena meningkatnya fenomena Orang Tua tunggal akibat dari pernikahan muda. Dengan adanya pernikahan muda dan ketidaksiapan ekonomi, orang tua tunggal memikul tanggung jawab dan beban yang sangat besar dan berperan dalam memikul peran ganda dalam keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi para orang tua tunggal dan stigma dari masyarakat Lingkungan Sambidongko yang tidak menganggap penting pendidikan ini, orang tua tunggal dituntut untuk tetap memenuhi kebutuhan pendidikan formal anak sebagai investasi bagi masa depan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mendeskripsikan modal sosial yang dimiliki oleh orang tua tunggal dalam mendukung pemenuhan pendidikan formal anak di lingkungan Sambidongko Kelurahan Cikerai menggunakan analisis teori modal sosial dari Robert D. Putnam yang menitikberatkan pada tiga unsur utama yakni: Jaringan sosial (Social networks), Norma sosial (Norms)dan kepercayaan (Trust).  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatid dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berfungsi sebagai aset non-material yang menggantikan keterbatasan finansial. Jaringan sosial memberikan dukungan emosional dari keluarga (bonding), informasi dari tetangga (bridging), serta akses bantuan pemerintah melalui RT/RW (linking). Norma sosial berupa gotong royong memperkuat solidaritas masyarakat, sementara kepercayaan (trust) memperlancar komunikasi dengan sekolah dan tokoh masyarakat. Kesimpulannya, modal sosial yang kuat menjadi strategi adaptif yang krusial bagi orang tua tunggal untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak secara stabil dan berkelanjutan.