Asalnaije, Hendrikus
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Sarana Prasarana Dikjaskes Dan Pemanfaatannya Di SMA Negeri 1 Kefamenanu Asalnaije, Hendrikus
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n2.p94-102

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana adalah semua komponen yang secara langsung maupun tak langsung untuk jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri.. Pemanfaatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari strategi pengajaran, maka dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai guru dapat menggunakan strategi yang tepat terkait dengan tujuan-tujuan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai: (1) perencanaan sarana dan prasarana; (2) pengadaan sarana dan prasarana; (3) pemeliharaan sarana dan prasarana; (4) inventarisasi sarana dan prasarana; (5) penghapusan sarana dan prasarana. Sekaligus untuk mengetahui pemanfaatan sarana prasarana Dikjaskes. Penelitian manajemen sarana prasarana dan pemanfaatannya di SMA Negeri 1 Kefamenanu merupakan penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif,Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bendahara, dan guru (penanggung jawab sarana prasarana). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumen. Uji keabsahan data dengan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Perencanaan sarana prasarana di SMA Negeri 1 Kefamenanu terbagi atas 2 bagian yaitu Rapat koordinasi dan penentuan kebutuhan yang mana dilakukan setiap tahun pada awal semester (2) Pengadaan sarana prasarana dilakukan dengan cara mensurvei harga barang dan melakukan pengadaan yang mana kesemuaannya di tulis pada KIP B. (3) Pemeliharaan sarana prasarana biasanya diberikan langsung kepada guru dikjaskes untuk mengatur sarana dan prasarana. (4) Inventarisasi sarana dan prasarana  biasanya dilakukan seara berkala yang ditulis pada kartu kuning dan dilaporkan pada dinas setempat. (5) Penghapusan sarana prasarana di SMa Negeri 1  Kefamenanu biasanya tidak dilakukan hal ini dikarenakan proses yang dilakukan sangat berbelit sehingga barang yang rusak dibuang ataupun disimpan. Pemanfaatan sarana prasarana yang dilakukan terbagi atas 2 bagian yaitu (1) Melakukan proses pembelajaran (2) Melakukan modifikasi pembelajaran 
Manajemen Sarana Prasarana Dikjaskes Dan Pemanfaatannya Di SMA Negeri 1 Kefamenanu Asalnaije, Hendrikus
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n2.p94-102

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana adalah semua komponen yang secara langsung maupun tak langsung untuk jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri.. Pemanfaatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari strategi pengajaran, maka dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai guru dapat menggunakan strategi yang tepat terkait dengan tujuan-tujuan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai: (1) perencanaan sarana dan prasarana; (2) pengadaan sarana dan prasarana; (3) pemeliharaan sarana dan prasarana; (4) inventarisasi sarana dan prasarana; (5) penghapusan sarana dan prasarana. Sekaligus untuk mengetahui pemanfaatan sarana prasarana Dikjaskes. Penelitian manajemen sarana prasarana dan pemanfaatannya di SMA Negeri 1 Kefamenanu merupakan penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif,Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bendahara, dan guru (penanggung jawab sarana prasarana). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumen. Uji keabsahan data dengan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Perencanaan sarana prasarana di SMA Negeri 1 Kefamenanu terbagi atas 2 bagian yaitu Rapat koordinasi dan penentuan kebutuhan yang mana dilakukan setiap tahun pada awal semester (2) Pengadaan sarana prasarana dilakukan dengan cara mensurvei harga barang dan melakukan pengadaan yang mana kesemuaannya di tulis pada KIP B. (3) Pemeliharaan sarana prasarana biasanya diberikan langsung kepada guru dikjaskes untuk mengatur sarana dan prasarana. (4) Inventarisasi sarana dan prasarana  biasanya dilakukan seara berkala yang ditulis pada kartu kuning dan dilaporkan pada dinas setempat. (5) Penghapusan sarana prasarana di SMa Negeri 1  Kefamenanu biasanya tidak dilakukan hal ini dikarenakan proses yang dilakukan sangat berbelit sehingga barang yang rusak dibuang ataupun disimpan. Pemanfaatan sarana prasarana yang dilakukan terbagi atas 2 bagian yaitu (1) Melakukan proses pembelajaran (2) Melakukan modifikasi pembelajaran 
Manajemen Sarana Prasarana Dikjaskes Dan Pemanfaatannya Di SMA Negeri 1 Kefamenanu Asalnaije, Hendrikus
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n2.p94-102

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana adalah semua komponen yang secara langsung maupun tak langsung untuk jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri.. Pemanfaatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari strategi pengajaran, maka dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai guru dapat menggunakan strategi yang tepat terkait dengan tujuan-tujuan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai: (1) perencanaan sarana dan prasarana; (2) pengadaan sarana dan prasarana; (3) pemeliharaan sarana dan prasarana; (4) inventarisasi sarana dan prasarana; (5) penghapusan sarana dan prasarana. Sekaligus untuk mengetahui pemanfaatan sarana prasarana Dikjaskes. Penelitian manajemen sarana prasarana dan pemanfaatannya di SMA Negeri 1 Kefamenanu merupakan penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif,Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bendahara, dan guru (penanggung jawab sarana prasarana). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumen. Uji keabsahan data dengan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Perencanaan sarana prasarana di SMA Negeri 1 Kefamenanu terbagi atas 2 bagian yaitu Rapat koordinasi dan penentuan kebutuhan yang mana dilakukan setiap tahun pada awal semester (2) Pengadaan sarana prasarana dilakukan dengan cara mensurvei harga barang dan melakukan pengadaan yang mana kesemuaannya di tulis pada KIP B. (3) Pemeliharaan sarana prasarana biasanya diberikan langsung kepada guru dikjaskes untuk mengatur sarana dan prasarana. (4) Inventarisasi sarana dan prasarana  biasanya dilakukan seara berkala yang ditulis pada kartu kuning dan dilaporkan pada dinas setempat. (5) Penghapusan sarana prasarana di SMa Negeri 1  Kefamenanu biasanya tidak dilakukan hal ini dikarenakan proses yang dilakukan sangat berbelit sehingga barang yang rusak dibuang ataupun disimpan. Pemanfaatan sarana prasarana yang dilakukan terbagi atas 2 bagian yaitu (1) Melakukan proses pembelajaran (2) Melakukan modifikasi pembelajaran