Dewi Haris, Vera Suzana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRAKTIK BABY SPA PADA IBU DENGAN MEDIA VIDEO DI PUSKESMAS RAGUNAN: BABY SPA PRACTICES FOR MOTHERS USING VIDEO MEDIA AT RAGUNAN HEALTH CENTER Rahmadani, Siti; Rasumawati, Rasumawati; Lidya, Nurul; Dewi Haris, Vera Suzana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.306 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.978

Abstract

Masih tingginya angka kurangnya berat badan bayi yang dapat mempengaruhi perkembangan motoric halus dan kasar maka perlu dilakukan penyuluhan tentang pijat bayi upaya untuk merangsang Tumbuh kembang pada bayi tidak terlepas dari konsep pertumbuhan dan perkembangan yang lebih kompleks dalam kemampuan motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa pada bayi. Berdasarkan analisis situasi diatas, maka Tim akan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Praktik baby spa pada ibu dengan media video di Puskesmas Ragunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat dibagi dalam empat tahap. Tahap 1 : melakukan Penimbangan Berat Badan, evaluasi pengetahuan responden dengan pre test, dan  penyuluhan dengan video serta pemberian Leaflet manfaat dari baby spa terhadap perkembangan bayi. Tahap 2 : mengajarkan treatment baby spa kepada responden dengan menggunakan media video. Tahap 3 : melakukan treatment baby spa kepada responden dengan menggunakan media video. Tahap 4 : melakukan evaluasi penimbangan Berat Badan, dilanjutkan dengan evaluasi pengetahuan dengan post test. Hasil kegiatan ini yaitu tingkat pengetahuan ibu nifas mengenai baby spa mengalami peningkatan lebih baik sebesar 79,3%, dan angka penambahan berat badan pada bayi meningkat 76,2%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PUBERTAS PADA SISWA SDN 02 PONDOK LABU Dewi Haris, Vera Suzana; Wahyunita, Vina Dwi; Antaria, Abdullah; Rahmadani, Siti; Lidya, Nurul
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1753

Abstract

Pubertas merupakan masa kritis kehidupan ketika anak mulai menjadi dewasa secara biologis, psikologis, sosial, dan kognitif. Ketidaktahuan remaja terhadap perubahan fisik pada dirinya dapat menimbulkan perasaan cemas dan malu, sehingga remaja mencari berbagai informasi mengenai perubahan pada dirinya. Hal ini menimbulkan perilaku berisiko jika remaja mendapatkan informasi yang tidak tepat mengenai kesehatan reproduksi sehingga berdampak pada pernikahan dini dan hubungan seks pranikah pada remaja yang membahayakan kesehatannya. Untuk itu sangat penting memberikan edukasi oleh petugas kesehatan tentang perubahan fisik remaja kepada orang tua, guru dan remaja untuk mengendalikan terjadinya kecemasan dan kekhawatiran menjelang pubertas. Solusi yang direncanakan melalui pengabdian masyarakat adalah dengan meningkatkan pengetahuan remaja tentang perubahan fisik dan psikis pada masa remaja. Luaran yang ditargetkan adalah peningkatan pengetahuan remaja tentang perubahan fisik dan psikis pada dirinya, dengan metode pelaksanaan melalui penyuluhan dan demonstrasi. Hasil setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan tentang perubahan fisik dan psikis remaja dari kategori baik sebesar 9,4% (3 orang) menjadi 43,8% (14 orang). Terjadi peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan penyuluhan tentang perubahan fisik dan psikis remaja
Factors that influence the provision of MPASI to babies aged less than 6 months at Posyandu Bungalau, Pondok Pucung Village, South Tangerang Regency Antaria, Abdullah; Dewi Haris, Vera Suzana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i1.2596

Abstract

approach, namely the dependent variable and the independent variable are measured at the same time. The population in this study were all mothers who had babies aged less than 6 months at Posyandu Bungalau, Pondok Pucung Village, South Tangerang Regency, while the sampling technique used accidental sampling. The research results show the distribution of the frequency of giving MPASI to babies aged less than 6 months, where there are 48 mothers who give MPASI (64.9%), there are 46 mothers who have less knowledge (62.2%), there are 46 mothers who work. 39 people (52.7%), 49 people (66.2%) received family support, 37 people (50%) received influence from the social environment, 42 mothers received the role of health workers (56, 8%). There is a significant relationship between knowledge (Pv = 0.000 with an OR of 132,000), employment (Pv = 0.000 with an OR of 95,000), family support (Pv = 0.000 with an OR of 176.333) and the role of health workers (Pv = 0.000 with an OR of 33.222 ) by giving MPASI to babies aged less than 6 months. Meanwhile, the relationship that was not significant was the social environment (Pv = 0.465 with an OR of 0.621).Conclusions and Recommendations The analysis shows that several factors influence the provision of MPASI to babies aged less than 6 months. It is recommended that parents/mothers increase their knowledge about MPASI through various sources of information. Keywords: MPASI, babies, less than 6 months old