Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketenangan Jiwa Dan Psychological Well-Being: Studi Pada Santri Mahasiswa Di Pondok Pesantren Hardi, Nur Fitriyani
Batanang : Jurnal Psikologi Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jps.v1i2.7300

Abstract

Students who migrate and study in Yogyakarta, many live in Islamic boarding schools. The consequence is that they have a dual role, namely the role of a student and the role of an Islamic boarding school student. In addition to study and organizational activities on campus, the obligation that must be carried out is participating in activities at Islamic boarding schools. Academic demands and busy routines are one of the causes of pressure experienced by students. Lack of time management in daily activities due to the role of students as well as students in participating in various activities outside campus such as organizations and others causes psychological pressure, fatigue, decreased interest in learning, irritability, weakened responsibilities, and causes anxiety and depression. The discovery of these problems is the background to the question of how psychological well-being is then associated with peace of mind in the students of the Ulul Albab Islamic Boarding School Balirejo Yogyakarta. This research is quantitative research with a correlation approach method. In this study, as many as 85 samples were taken using a simple random sampling technique after collecting data by distributing questionnaires, then testing the hypothesis using the Pearson product-moment correlation test. The results of the analysis show that there is a significant relationship between mental calm and psychological well-being in the students of the Ulul Albab Balirejo Islamic boarding school in Yogyakarta with a p-value (sig) = 0, 000 < 0.01 and a correlation coefficient (r count) of 0.720. In addition, the two variables have a positive relationship, meaning that the higher the level of psychological well-being, the higher peace of mind in the Ulul Albab Islamic Boarding School Balirejo Yogyakarta students.Keywords: Psychological Well-Being, Peace of Mind, Islamic Boarding School
Penerapan Media Visual untuk Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Autis di SLB Autis Bina Anggita Rahmah, Amalia Fadilah; Salsabila, Khairunisa; Amaliawati, Elsa; Jannah, Uzlifatul; Hardi, Nur Fitriyani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3627

Abstract

Siswa yang memiliki Autism Spectrum Disorder (ASD) mengalami kesulitan dalam kemampuan berkomunikasi dengan orang lain, yang mengakibatkan adanya kesulitan dalam memahami pesan, memberikan respon yang sesuai dan berinteraksi secara timbal balik. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dengan ASD memerlukan perhatian khusus agar dapat berkomunikasi dengan efektif. Salah satu alternatif yang dapat mendukung pembelajaran adalah media visual yang dapat mendukung siswa dengan gangguan ASD dalam memahami perintah dan meningkatkan komunikasi. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan media visual yang terdiri dari kartu bergambar dan Lembar Kerja Identifikasi Visual (LKIV) sebagai salah satu metode untuk meningkatkan komunikasi interpersonal pada dua siswa autis di SLB Autis Bina Anggita. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pendampingan siswa dalam belajar menggunakan media visual. Selain itu, observasi dan penguatan juga dilakukan selama proses kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam kemampuan komunikasi interpersonal dengan penerapan media visual pada siswa autis di SLB Autis Bina Anggita. Hal tersebut tampak dengan meningkatnya kemampuan mengenai gambar (komunikasi reseptif), mengucapkan kata (komunikasi ekspresif), serta memberikan tanggapan sosial yang sederhana. Oleh karena itu, media visual terbukti dapat mendukung siswa dengan ASD dalam memahami informasi dan mengekspresikan keinginan mereka lebih akurat.