Syarif, Darmiati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Kunjungan ANC Di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019 Syarif, Darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.122 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v3i1.114

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar pada tahun 2016 jumlah ibu hamil yang malakukan kunjungan ANC sebanyak 329 ibu hamil, pada tahun 2017 sebanyak 331 ibu hamil, pada tahun 2018 sebanyak 334 ibu hamil, dan pada tahun 2019 periode Januari sampai dengan Mei sebanyak 101 ibu hamil. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar dengan jumlah populasi 33 orang dan jumlah sampel 33 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square diperoleh untuk variabel pendidikan nilai p = 0,004 < dari α = 0,05, artinya bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu dengan keteraturan kunjungan ANC. Untuk variabel pengetahuan nilai p = 0,034 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu terhadap keteraturan kunjungan ANC. Variebel dukungan suami diperoleh nilai p = 0,013 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara dukungan suami terhadap keteraturan kunjungan ANC. dan variabel pekerjaan ibu diperoleh nilai p = 0,629 > dari α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu terhadap keteraturan kunjungan ANC. Kesimpulan dari empat variabel yaitu pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dukungan suami, dan pekerjaan ibu, menunjukkan bahwa ada tiga variabel yang memiliki hubungan dengan keteraturan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar yaitu variabel pendidikan ibu, pengetahuan ibu dan dukungan suami, sementara untuk variabel pekerjaan ibu tidak memiliki hubungan dengan keteraturan kunjungan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019.
Hubungan Umur Ibu Dan Paritas Terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum Di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar Syarif, Darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v3i2.108

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar, angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir pada tahun 2017 mencapai 235 bayi dari jumlah persalinan 4,824 orang, pada tahun 2018 angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir mencapai 413 bayi dari jumlah persalinan 4,940 orang. Sedangkan periode bulan Januari s.d April tahun 2019, angka kejadian asfiksia bayi baru lahir mencapai 134 bayi dari jumlah persalinan 870 orang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar 2019.Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 870 orang dan jumlah sampel 134 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling.Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (Pearson chi-square)di peroleh untuk variabel umur ibu nilai p= 0,235 > dari α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara umur terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Untuk varibel paritas nilai p= 0,001 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Kesimpulan dari dua variable yaitu umur ibu dan paritas, hanya variable paritas yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadujah 1 Makassar 2019.
Tingkat Pengetahuan Keterampilan Pengisian Partograf Pada Mahasiswi Akbid Pelamonia Makassar Tahun 2020 Syarif, Darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v4i1.143

Abstract

Partograf adalah alat bantu selama fase aktif persalinan dimulai pembukaan 4 cm, selain itu partograf merupakan alat bantu untuk membuat keputusan klinik, memantau, mengevaluasi dan menatalaksana persalinan. Partograf dapat meningkatkan mutu dan keteraturan pemantauan janin dan ibu sehingga dapat dijadikan indikator keberhasilan dalam sebuah tindakan pertolongan persalinan dan upaya dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswi tingkat II tentang partogketerampilan pengisian partograf di Akademi Kebidanan Pelamonia Makassar Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggambarkan tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tingkat II tentang keterampilan pengisian partograf di Akademi Kebidanan Pelamonia Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 146 orang dan jumlah sampel sebanyak 107 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian tersebut, terdapat sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik sebanyak 103 responden (96,3%) dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 4 responden (3,7%). Kesimpulannya, tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tingkat II tentang keterampilan pengisian partograf di AKBID Pelamonia Makassar dalam kategori baik.
Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Puskesmas Bara-Baraya Makassar Tahun 2021 Syarif, Darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v5i1.199

Abstract

Tujuan dilakukan penelitan ini adalah untuk mengetahui Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-baraya Makassar Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Case Control dengan cara membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol untuk mengetahui hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-baraya Makassar Tahun 2021 dengan jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah 38 orang dan jumlah sampel 38 orang dengan menggunakan teknik Total Samping. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (person chi-square) diperoleh untuk variabel riwayat Bayi Berat Lahir anak nilai P = 0,001 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara variabel Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dengan kejadian stunting. Untuk variabel Pekerjaan Ibu nilai P =0,703 > α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara Pekerjaan Ibu dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari dua variabel yaitu Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) berhubungan dengan kejadian stunting dan Pekerjaan Ibu tidak berohubungan dengan kejadian stunting.