Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAJEMEN KINERJA BERBASIS BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU (STUDI KASUS DI SMK ISLAM TERPADU MADANI KOTA SUKABUMI) WIRABHAKTI, ANDHIKA
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.278

Abstract

Sejatinya budaya religius yang diterapkan dan dikembangkan di SMK IT Madani, terkait dengan adanya unsur-unsur di dalam akidah yang tidak dapat dipisahkan antara lain Iman, Kalbu, Keyakinan dan Ihsan, budaya tersebut berkembang melalui sebelum kegiatan belajar mengajar, seluruh siswa melaksanakan sholat dhuha, dan setiap hari jumat pagi, seluruh siswa melaksanakan membaca al-qur’an dan tausiyah selama tujuh menit. Selain itu seluruh siswa menjalankan sholat jumat dan sholat dzuhur. Selain melaksanakan program kegiatan tersebut, SMK Islam Terpadu Madani melakukan kegiatan keagamaan yaitu memperingati hari besar Islam. Sedangkan ruang lingkup manajemen dalam meningkatkan profesionalisme kinerja guru berbasis budaya religius yaitu: Manajemen perencanaan, seorang kepala sekolah mengajak guru dapat mengamalkan budaya religius. Manajemen pengorganisasian, kepala sekolah harus melibatkan para bidang kurikulum, kesiswaan, dan sarana/prasarana. Mereka saling bekerjasama untuk membuat konsep semua kegiatan keagamaan supaya berjalan lancar dan terwujud. Sedangkan manajemen bimbingan, melakukan dua hal yaitu pertama pembiasaan dan kedua pemberian keteladanan. Lalu manajemen pengawasan, menggunakan dua langkah antara lain: partisipasi langsung dan memberikan motivasi. Faktor pendukung lainnya kepala sekolah dengan guru menjadi pendukung utama dalam kegiatan tersebut. Sehingga menciptakan nilai-nilai religius Islam di lingkungan sekolah.
Strategi Humas dalam Meningkatkan Citra Sekolah Wirabhakti, Andhika
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2023): Masalah Pendidikan dan Upaya untuk Mengatasinya
Publisher : Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1042/nizamulilmi.v8i1.195

Abstract

Peningkatan citra sekolah tidak lepas dari peran serta masyarakat yang menjadi faktor penting dalam mendukung tercapainya program-program di lembaga pendidikan. Humas menjadi penyambung komunikasi mengenai informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi humas dalam membangun citra sekolah menjadi sekolah unggulan di kecamatan citamiang. Penelitian ini dilakukan di SMK Pelita YNH Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif, dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subyek utama dalam penelitian ini adalah humas, kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan temuan bahwa SMK Pelita YNH Kota Sukabumi melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dengan menggunakan beberapa pendekatan di antaranya pendekatan operasional, pendekatan persuasif dan edukatif, pendekatan tanggung jawab sosial, pendekatan kerjasama dan pendekatan koordinatif dan integratif. Penerapan pendekatan tersebut cukup baik dan efektif dalam mempertahankan citra sekolah.
Integrasi Nilai Anti Korupsi dalam Kurikulum Sekolah dengan Pendekatan Komisi Pemberantasan Korupsi Wirabhakti, Andhika
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 30 No 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.62

Abstract

Strategi anti korupsi merupakan hal penting dalam membangun keberhasilan suatu lembaga kependidikan. Tujuan penelitian ini membahas integrasi nilai anti korupsi dalam kurikulum sekolah dengan pendekatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yaitu itu dengan cara mengumpulkan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah, dan dokumen). Berdasarkan kajian ditemukan bahwa strategi anti korupsi dengan pendekatan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dapat dilihat dari keberhasilan KPK dalam mencegah dan menindak tegas tanpa pandang bulu para koruptor yang ada di wilayah Negara di Indonesia. Adapun pengintegrasian nilai-nilai anti-korupsi dalam kurikulum sekolah diupayakan dengan menanamkan nilai-nilai anti korupsi di sekolah dengan beberapa alternatif model yang bisa digunakan yaitu model sebagai mata pelajaran tersendiri, model terintegrasi dalam semua mata pelajaran, model di luar pembelajaran, model pembudayaan dan pembiasaan nilai dalam seluruh aktivitas dan suasana sekolah dan terakhir model gabungan.