., Manzahri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAPAT MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OP SECTION CAESAREA ., Manzahri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v6i2.1110

Abstract

Teknik relaksasi nafas dalam adalah suatu tindakan untuk membebaskan mental dan fisik dari ketegangan dan stress sehingga dapat meningkatkan toleransi. Tujuan penelitian untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien post op Section Caesarea. Jenis penelitian eksperimen dengan desain quasi experiment dengan rancangan pre and post test. Sampel yang digunakan berjumlah 14 responden di RSU Kartini Kalirejo 2017. Hasil penelitian diperoleh bahwa penurunan intensitas nyeri sebesar 2,14. Uji statistic menunjukan hasil p value = 0,000 pada = 0,05 yang berarti bahwa ada Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien postop sectio caesarea di RSU Kartini Kalirejo Tahun 2017. Diharapkan perawat sebagai care provider disarankan untuk mengaplikasikan teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien PostOp Sectio Caesarea. Perawat juga sebaiknya membiasakan diri untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan standar operasional prosedur.
HUBUNGAN STATUS SOSIAL DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI RELATIONSHIP THE SOCIAL STATUS WITH EARLY MARRIAGE AGE ., Manzahri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 10 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v5i10.1135

Abstract

sering kita jumpai di masyarakat Indonesia. Faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini adalah status sosial terutama masalah pekerjaan dan budaya pelaku pernikahan dini. Dampak yang ditimbulkan akibat pernikahan dini pada umumnya lebih banyak dialami oleh perempuan, diantaranya yaitu komplikasi pada saat kehamilan, hilangnya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan, kekerasan dalam rumah tangga dan kemiskinan. Tujuan penelitian adalah untuk hubungan status sosial dengan pernikahan usia dini di Puskemas Bumiratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2016. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Bumiratu dengan jumlah sampel sebanyak 68 sampel, dengan menggunakan metode random sampling. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh hubungan antara status sosial dengan pernikahan usia dini di Puskemas Bumiratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2016 dengan nilai p-value = 0,004. Diharapkan tenaga kesehatan aktif dalam memberikan penyuluhan kepada remaja tentang pentingnya pengetahuan mengenai pernikahan ditinjau dari usia yang disarankan dan sesuai kesehatan reproduksi, pendidikan, pekerjaan dan kebudayaan yang mempengaruhi hal tersebut.